Top
Begin typing your search above and press return to search.

Imbas kasus keracunan massal, Pemkab Kudus datangi BGN minta kejelasan regulasi MBG

Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, selaku Ketua Satuan Tugas MBG Kabupaten Kudus melakukan koordinasi langsung dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di Kantor Pusat BGN, Jakarta Selatan, Selasa (3/2).

Imbas kasus keracunan massal, Pemkab Kudus datangi BGN minta kejelasan regulasi MBG
X

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, selaku Ketua Satuan Tugas MBG Kabupaten Kudus melakukan koordinasi langsung dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di Kantor Pusat BGN, Jakarta Selatan, Selasa (3/2). Dimana, koordinasi ini upaya Pemerintah Kabupaten Kudus Jawa Tengah memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam rangka memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan optimal.

Koordinasi tersebut difokuskan pada upaya memperjelas regulasi pelaksanaan MBG sekaligus memperkuat sinkronisasi dan pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar mampu menyediakan makanan yang aman, sehat, dan bergizi bagi generasi muda di Kabupaten Kudus.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas kejadian keracunan MBG yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan komitmennya untuk meningkatkan sistem pemantauan dan pengawasan secara menyeluruh, terstruktur, dan berkelanjutan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Kudus menekankan pentingnya pengawasan rutin terhadap pelaksanaan MBG, termasuk melalui kunjungan lanjutan ke lapangan. Wabup Bellinda juga menegaskan perlunya penindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar dan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Kami menekankan agar pengawasan MBG tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dilakukan langsung di lapangan melalui monitoring rutin. Setiap pelanggaran terhadap standar dan ketentuan yang berlaku harus ditindak secara tegas,” ujar Wabup.

Ia menambahkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi strategis jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia, sehingga seluruh pihak yang terlibat harus menjalankannya dengan penuh tanggung jawab.

“Program ini merupakan upaya bersama untuk membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara disiplin, terstandar, dan diawasi dengan ketat,” imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (4/2).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Brigjen TNI Albertus Doni Dewantoro menegaskan bahwa BGN berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pemantauan dan pengawasan pelaksanaan Program MBG di daerah, termasuk memastikan seluruh SPPG mematuhi standar keamanan pangan serta regulasi yang berlaku.

“Komitmen kami adalah memastikan Program MBG berjalan aman dan berkualitas. Karena itu, pengawasan akan terus kami perkuat, termasuk memastikan seluruh SPPG mematuhi standar keamanan pangan dan regulasi yang berlaku,” ungkapnya. (

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire