Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kemendikdasmen luruskan soal dana PIP siswa di Ngada, NTT tidak cair

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membantah isu tidak cairnya dana Program Indonesia Pintar (PIP) milik siswa SD di Kabupaten Ngada, Provinsi NTT yang mengakhiri hidup karena tidak memiliki uang untuk membeli buku dan pena.

Kemendikdasmen luruskan soal dana PIP siswa di Ngada, NTT tidak cair
X

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membantah isu tidak cairnya dana Program Indonesia Pintar (PIP) milik siswa SD di Kabupaten Ngada, Provinsi NTT yang mengakhiri hidup karena tidak memiliki uang untuk membeli buku dan pena.

Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikdasmen Suharti mengatakan dana PIP siswa tersebut sudah dicairkan, namun tidak diambil oleh yang bersangkutan.

"Bukan tidak cair, tapi tidak diambil," kata Suharti di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat pada Selasa.

Suharti menerangkan rekening PIP penerima sudah diaktivasi sejak bulan September 2025, sementara pihaknya sudah mentransfer dana PIP ke rekening tersebut sejak bulan November 2025.

Namun begitu, ia menambahkan dana tersebut tetapi tidak kunjung ditarik sehingga harus dikembalikan ke kas negara.

"Jadi dari bulan September sudah diaktivasi, bulan November anggarannya juga sudah di-transfer, tetapi oleh penerima anggaran itu dananya belum ditarik," imbuh Suharti.

Suharti menegaskan pihaknya akan melakukan tindak lanjut terkait adanya isu masalah administrasi yang menyebabkan siswa tersebut tidak dapat menarik dana PIP.

"Tentu saja kami akan tindak lanjuti lebih lanjut," tegas Suharti.

Ia menambahkan Kemendikdasmen berkomitmen melalui BPMP NTT untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah guna memastikan dukungan keberlanjutan pendidikan bagi anggota keluarga lainnya serta memberikan pendampingan psikososial yang diperlukan.

Selain menyampaikan belasungkawa, tim Kemendikdasmen juga menyerahkan santunan untuk membantu meringankan beban keluarga.

Bantuan tersebut telah diterima langsung oleh pihak keluarga, yakni Maria Goreti Te’a (ibunda almarhum), Wihelmina Nenu (nenek), dan Dominikus Nou (paman).

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire