Konsul jenderal RRT dan Dahlan Iskan “kuliahi” dosen dan mahasiswa UM
Universitas Negeri Malang atau UM menggelar seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Dr. Ye su Konsulat Jendral RRT di Surabaya dan Prof. Dr.( HC) Dahlan Iskan digedung A20 lt 9 UM.

Sumber foto: AH Sugiharto/elshinta.com.
Sumber foto: AH Sugiharto/elshinta.com.
Universitas Negeri Malang atau UM menggelar seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Dr. Ye su Konsulat Jendral RRT di Surabaya dan Prof. Dr.( HC) Dahlan Iskan digedung A20 lt 9 UM.
“Lima kontemporer di Cina dan ini memiliki akar sejarah yang kuat karena Cina sudah muncul abad ke-3 Masehi,” ujar Rektor UM, Prof. Hariyono seperti dilaporkan Kontributor Elshinta AH Sugiharto, Jumat (3/4).
Tentu saja seminar bertajuk Understanding Contenporary China diharapkan akan ada nilai lebih.
“Apalagi dengan kehadiran narasumber seperti Dr. Ye su Konsulat Jendral RRT di Surabaya dan Prof. Dr. ( HC) Dahlan Iskan sangat penting untuk diikuti terkait dengan berbagai hal yang masih terkait dengan Cina dan tentu saja relasi budaya antara Indonesia dengan Cina tidak bisa dilepaskan baik budaya, sosial, politik, pendidikan,” ungkapnya.
Selain itu, banyak hal yang harus dipelajari dari Cina sebagai negara tirai bambu dalam berinteraksi dengan dunia lainnya.
“Sudah banyak bukti dimana Cina menjadi kekuatan ekonomi dunia dan tema seminar yang akan disampaikan dua tokoh akan menjadikan penting guna persoalan-persoalan yang lebih baik lagi,” tandasnya.
Sementara itu Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, DR.Ye Su menyebut ada dua keajaiban Tiongkok yaitu perkembangan ekonomi yang pesat dan keajaiban stabilitas sosial jangka panjang.
“Perkembangan ekonomi yang pesat dimana pada tahun 1978 GDPnya mencapai 0,15 Triliun Dolar AS sedangkan tahun 2025 vs mencapai 19,6 triliun dolar AS dan keajaiban kedua ditunjang oleh stabilitas politik, keamanan sosial terdepan di dunia dan kesejahteraan rakyat terus meningkat,” tandasnya.
Ditambahkan, Konsulat Jenderal RRT, pelibatan Universitas Negeri Malang atau UM Malang menjadi sangat penting.
“Karena sudah ada dua aspek seperti kerjasama pertukaran mahasiswa dari UM dan RRT demikian pula dengan kebudayaan dimana sudah ada pusat buku dari RRT untuk mahasiswa UM dan kerjasama yang terjalin akan hasilkan lebih nyata dan lebih banyak dari berbagai keilmuan yang ada,“ tambahnya.




