Pascakeracunan massal, Ketua Satgas MBG Kudus: Semua SPPG menunya akan disamakan
Ketua Satgas MBG kabupaten Kudus Bellinda Putri Birton menyampaikan jika pihaknya sudah mengumpulkan semua kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk evaluasi kejadian keracunan massal yang diduga dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di SMA Negeri 2 Kudus pada Kamis (29/1).

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Ketua Satgas MBG kabupaten Kudus Bellinda Putri Birton menyampaikan jika pihaknya sudah mengumpulkan semua kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk evaluasi kejadian keracunan massal yang diduga dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di SMA Negeri 2 Kudus pada Kamis (29/1). Ada 131 siswa yang harus menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Koordinasi ini dilakukan agar kejadian serupa tidak akan terulang kembali di kabupaten Kudus. "Tadi saya sudah silaturahmi dengan semua kepala SPPG untuk koordinasi dan evaluasi. Intinya nanti akan ada penyamaan menu MBG di kabupaten Kudus dan semua SPPG wajib memvideo menu yang dibuat hari itu kemudian dilaporkan", katanya, usai pertemuan di Makodim 0722 Kudus., Jumat (30/1).
Bellinda yang juga wakil bupati Kudus ini menambahkan selain penyamaan menu, akan pula dikaji menu makannya, jam memasak dan distribusinya. Pihaknya secepatnya akan ke BGN untuk koordinasi terkait MBG.
Senada, Ketua DPRD Kudus, Masan menyatakan semua koordinator SPPG harus membuat grup whatsapp untuk memudahkan koordinasi dan penyamaan persepsi, demikian juga dengan Mitra. "Kami sudah minta kepala SPPG menjalin komunikasi dengan pihak sekolah karena makanan ini ada expired nya jadi harus tepat antara jam masak dan jam konsumsi agar ketika melebihi jam konsumsi tidak terjadi karena dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang tidak baik", ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Jumat (30/1).




