Top
Begin typing your search above and press return to search.

Senator soroti kehalalan makanan MBG di daerah mayoritas non muslim

Senator M. Nuh menyoroti kehalalan makanan MBG di daerah yang mayoritas non muslim.

Senator soroti kehalalan makanan MBG di daerah mayoritas non muslim
X

Sumber foto: Diurnawan/elshinta.com.

Senator M. Nuh menyoroti kehalalan makanan MBG di daerah yang mayoritas non muslim.

"Saat itu masyarakat dari Tapanuli Utara yang menyampaikan keluhan ini. Kami kemudian menindaklanjutinya melalui pertemuan yang diprakarsai oleh MUI Tapanuli Utara,” kata Nuh dalam keterangannya.

Keresahan masyarakat, lanjut Nuh, berangkat dari kekhawatiran terhadap proses produksi makanan MBG di dapur-dapur penyedia. Mereka belum dapat menjangkau secara penuh apakah para koki, bahan makanan, hingga peralatan masak yang digunakan benar-benar memenuhi standar halal. Kekhawatiran kontaminasi dengan bahan non-halal menjadi salah satu sorotan utama para orang tua siswa muslim di wilayah tersebut.

MUI Taput Ambil Peran

Nuh mengapresiasi langkah cepat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tapanuli Utara yang turun tangan untuk memberikan jaminan kehalalan makanan MBG bagi siswa Muslim. MUI Taput, kata Nuh, mulai membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah agar persoalan ini mendapat perhatian serius.

“Ini adalah hak siswa untuk mendapatkan makanan yang halal dan bergizi,” tegas Nuh.

Regulasi Halal Sudah Jelas

Senator asal Sumatera Utara itu juga mengingatkan bahwa pemerintah sebenarnya telah menetapkan regulasi yang mewajibkan kehalalan produk. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal menegaskan bahwa setiap produk makanan, minuman, hingga kosmetik yang beredar wajib memiliki sertifikat halal untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi konsumen Muslim.

Karena itu, Nuh mendorong agar pelaksanaan program MBG memperhatikan regulasi tersebut. Ia menyarankan agar pemerintah daerah berkoordinasi dengan BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal), Kementerian Agama, dan MUI setempat untuk memastikan seluruh rantai penyediaan makanan, mulai dari dapur, bahan baku, hingga distribusi yang memenuhi standar halal yang ketat.

Bangun Generasi Emas

Nuh meyakini, dengan memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan MBG, Indonesia dapat mencetak generasi emas yang tidak hanya sehat dan cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.

“MBG ini program bagus, tinggal kita pastikan kualitas dan kehalalannya terjamin. Kalau ini bisa dilakukan dengan serius, kita sedang menyiapkan generasi emas Indonesia,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Selasa (24/2).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire