UMK punya doktor publikasi internasional
Universitas Muria Kudus (UMK) kembali menambah deretan dosen bergelar doktor pada awal 2026 sebagai bagian dari penguatan sumber daya akademik unggul.

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Universitas Muria Kudus (UMK) kembali menambah deretan dosen bergelar doktor pada awal 2026 sebagai bagian dari penguatan sumber daya akademik unggul. Kali ini, Farid Noor Romadlon, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMK, resmi menyelesaikan studi doktoralnya pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dalam waktu 3,5 tahun.
Capaian tersebut semakin istimewa karena hampir bersamaan, Farid juga berhasil meraih jabatan akademik Lektor Kepala (Associate Professor). Prestasi ini menjadi bukti konsistensi pengembangan karier akademik yang dijalani secara berkelanjutan.
Selama menempuh studi S3, Associate Prof. Dr. Farid Noor Romadlon, M.Pd. memperoleh dukungan penuh dari UMK, mulai dari kesempatan pengembangan akademik, fasilitas pendukung penelitian, hingga izin studi yang memungkinkan kegiatan riset dan publikasi ilmiah berjalan optimal. Dukungan institusional ini menjadi faktor penting dalam keberhasilannya menyelesaikan pendidikan doktoral tepat waktu dengan capaian akademik yang membanggakan.
Salah satu prestasi utama Farid adalah kelulusannya melalui ujian tertutup tanpa menempuh ujian terbuka, setelah memenuhi persyaratan akademik berupa dua publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus. Disertasinya berjudul “E-Portfolio to Boost Non-English Major Students’ Speaking Skills: A Mixed-Method Study in Indonesian Higher Education”, yang berfokus pada pemanfaatan e-portfolio untuk meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa non-jurusan Bahasa Inggris.
Kepakaran Farid dalam bidang Speaking in English Language Teaching (ELT) juga diwujudkan melalui berbagai pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan sekolah dan lembaga mitra, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Selain itu, Farid berhasil meraih Hibah Penelitian Disertasi Doktor dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), yang semakin menegaskan kualitas riset serta kontribusinya dalam pengembangan ilmu pendidikan bahasa Inggris.
Promotor sekaligus Guru Besar UNESA, Prof. Slamet Setiawan, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut.
“Mas Farid adalah mahasiswa yang gigih sejak awal perkuliahan, sehingga sangat layak meraih capaian akademik seperti saat ini,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Selasa (6/1).
Sementara itu, Rektor Universitas Muria Kudus, Prof. Darsono,, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi. Menurutnya, pencapaian gelar doktor ini akan semakin menguatkan sumber daya manusia unggul UMK dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan tinggi yang bergerak cepat.
“Pencapaian gelar doktor ini akan memperkuat SDM unggul UMK dalam mengarungi dinamika kampus yang terus berubah. Kami menantikan karya-karya terbaik untuk semakin meneguhkan UMK yang kini telah terakreditasi unggul, khususnya dalam mendukung akselerasi program-program internasional,” tegasnya.
Dari dunia industri, apresiasi juga datang dari Program Director Djarum Foundation Bhakti Pendidikan, Bapak Primadi H. Serad.
“Mas Farid banyak membantu kami, khususnya dalam program-program Djarum Foundation Bhakti Pendidikan. Ia sering memberikan pelatihan English Hospitality dan Public Speaking bagi SMK binaan, termasuk pelatihan Bahasa Inggris untuk tim Cultural Visit. Saat ini kami juga berkolaborasi dalam program pendampingan belajar bagi LKSA di Kabupaten Kudus,” ungkapnya.
Dukungan serupa disampaikan mitra dari kalangan pendidik. Ibu Sri Rejeki, Guru Bahasa Inggris SMA Negeri 1 Kudus, menyampaikan harapannya agar Farid terus berbagi ilmu.
“Selamat atas capaiannya. Semoga ilmunya semakin bermanfaat dan tetap konsisten berbagi dengan siswa-siswi kami, khususnya dalam English Conversation dan Public Speaking,” tuturnya.
Selain menjalankan peran sebagai dosen, Farid aktif dalam berbagai kegiatan pelatihan, pendampingan, dan pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Inggris bagi pelajar dan tenaga pendidik. Ia berharap capaian doktoral ini dapat menjadi pijakan untuk memperluas kontribusi akademik dan profesionalnya, baik di tingkat nasional maupun global.




