Gerindra Salatiga dukung pilkada dipilih lewat DPRD
Wacana yang tengah hangat di publik saat ini, yakni pemilihan kepala daerah (Pilkada), agenda lima tahunan itu agar kembali dipilih oleh wakil rakyat atau DPRD ditanggapi positif oleh Gerindra Kota Salatiga, Jawa Tengah karena lewat pemilihan DPRD Pilkada akan menghemat biaya dan dapat menghindari keterbelahan antar pendukung calon di tengah masyarakat.

Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.
Wacana yang tengah hangat di publik saat ini, yakni pemilihan kepala daerah (Pilkada), agenda lima tahunan itu agar kembali dipilih oleh wakil rakyat atau DPRD ditanggapi positif oleh Gerindra Kota Salatiga, Jawa Tengah karena lewat pemilihan DPRD Pilkada akan menghemat biaya dan dapat menghindari keterbelahan antar pendukung calon di tengah masyarakat.
Ketua DPC Gerindra Kota Salatiga Yuliyanto menjelaskan, Pilkada Kota Salatiga 2024 lalu menghabiskan anggaran dari Pemkot Salatiga sekitar Rp13 miliar, anggaran yang cukup besar dan bisa dihemat jika Pilkada dipilih melalui DPRD.
"Rp13 miliar anggaran yang besar untuk agenda pemilihan Pilkada, anggaran yang besar itu bisa dialihkan untuk kepentingan pembangunan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Senin (5/1/2026).
"Menanggapi usulan presiden RI Prabowo Subianto dan sejumlah partai politik agar dalam pemilihan kepala daerah dipilih oleh DPRD, Gerindra Kota Salatiga mendukung penuh usulan tersebut," imbuh Yuliyanto yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Salatiga itu.
Dijelaskan oleh mantan Wali Kota Salatiga dua periode itu, hal lain yang menjadi pertimbangan DPC Gerindra Kota Salatiga Pilkada dipilih DPRD, yakni dapat meminimalisir money politic.
"Yang mana dalam sistem Pilkada saat ini, diduga faktor politik uang sangat dominan di masyarakat, sehingga hal ini tidak baik bagi pendidikan politik. Jadi Pilkada dipilih DPRD lebih praktis dan efisien, juga menghemat anggaran pemerintah dan meminimalisir money politic," tegas Yuliyanto.




