Kasad pastikan pemulihan pascabencana dipercepat jelang Ramadan

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI/Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026). (ANTARA/Andi Firdaus)
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI/Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026). (ANTARA/Andi Firdaus)
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak bencana Sumatera terus dipercepat menjelang Ramadan.
Menurutnya. Saat ini fokus pemulihan diarahkan pada pembangunan hunian sementara (huntara), perbaikan infrastruktur penghubung, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
"Saya pikir juga kita akan terus percepat. Ya, saya meyakinilah. Untuk huntara itu maksimal bisa kita kerjakan. Kalau saya kebetulan fokus di jembatan, saya kira yang utama sudah bisa kita selesaikan," ujar Maruli usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI/Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2).
Maruli menyebut pembangunan huntara ditargetkan dapat dimaksimalkan agar masyarakat segera memiliki tempat tinggal sementara yang layak.
Selain hunian, pemulihan infrastruktur menjadi prioritas utama, terutama jembatan yang terdampak bencana.
Dalam kurun waktu satu setengah bulan terakhir, pemerintah telah membangun dan memperbaiki puluhan jembatan darurat.
"Jadi dalam satu bulan setengah ini, hampir 40-an (jembatan) bailey, 50-an (jembatan) armco, 19 jembatan gantung," katanya.
Lebih lanjut, Maruli mengatakan, pemulihan pascabencana juga mencakup pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak. Pemerintah mengerahkan berbagai sarana pendukung, termasuk mobil tangki air dari sejumlah kementerian dan lembaga.
Sektor pendidikan di wilayah terdampak disebut Maruli mulai berangsur pulih. Sejumlah sekolah telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
"Terus sekolah-sekolah kan sudah mulai masuk, sudah ada yang masuk. Saya pikir berjalan dengan baik," imbuh Maruli.




