Top
Begin typing your search above and press return to search.

Ketersediaan listrik aman, legislator ajak masyarakat beralih ke energi listrik

Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna mengimbau masyarakat mulai beralih ke energi listrik untuk kebutuhan rumah tangga maupun transportasi. Selain lebih murah, ketersediaan listrik dinilai jauh lebih aman dibandingkan energi berbasis impor seperti BBM dan gas.

Ketersediaan listrik aman, legislator ajak masyarakat beralih ke energi listrik
X

Sumber foto: Enok Carsinah/elshinta.com.

Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna mengimbau masyarakat mulai beralih ke energi listrik untuk kebutuhan rumah tangga maupun transportasi. Selain lebih murah, ketersediaan listrik dinilai jauh lebih aman dibandingkan energi berbasis impor seperti BBM dan gas.

Ateng mengatakan, pemerintah saat ini terus menjaga stabilitas energi, termasuk memastikan pasokan tetap aman. Namun di sisi lain, masyarakat juga didorong untuk mulai beradaptasi dengan sumber energi alternatif yang lebih efisien.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, kalau memang punya kompor listrik atau yang menggunakan listrik, itu lebih baik beralih ke situ. Jatuhnya lebih murah," kata Ateng saat menghadiri halal bihalal DPD PKS Majalengka, Sabtu (11/4/2026).

Menurutnya, dari sisi pasokan, listrik nasional masih dalam kondisi surplus. Artinya, produksi listrik lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat konsumsi masyarakat saat ini.

"Ketersediaan listrik itu terjamin, stoknya itu lebih tinggi daripada yang diserap," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Sabtu (11/4).

Selain faktor harga dan ketersediaan, penggunaan listrik juga dinilai lebih menguntungkan secara jangka panjang. Indonesia tidak bergantung pada impor untuk listrik, berbeda dengan gas yang saat ini masih didominasi pasokan dari luar negeri.

Dengan beralih ke listrik, kata Ateng, masyarakat turut membantu mengurangi ketergantungan terhadap energi impor sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Tak hanya itu, Ia juga mendorong penggunaan kendaraan listrik seperti mobil dan motor listrik. Selain lebih ramah lingkungan, penggunaan energi listrik dinilai lebih berkelanjutan karena sumbernya tersedia di dalam negeri.

"Selain ramah lingkungan, kita tidak impor listrik. Kita punya sendiri dan ketersediaannya cukup menjanjikan," ucapnya.

Di sisi lain, Ateng juga memastikan, kondisi energi nasional saat ini masih aman dan masyarakat diminta tidak khawatir maupun melakukan pembelian berlebihan. Ia menekankan, langkah beralih ke listrik merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas energi di Indonesia.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire