Prabowo dijadwalkan bertemu Jokowi dan SBY di Istana
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan para presiden terdahulu di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Sabtu sore ini.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menghadiri open house bersama warga di Kompleks Istana Kepresiden, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menghadiri open house bersama warga di Kompleks Istana Kepresiden, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan para presiden terdahulu di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Sabtu sore ini.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan berdasarkan informasi terbaru yang diterima, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) direncanakan hadir dalam pertemuan tersebut.
"Ada informasi yang tadi baru saja kami terima juga berkenaan dengan kehadiran Bapak Presiden SBY dan Bapak Presiden Jokowi, tetapi jam pastinya nanti kami konfirmasi kembali. Tapi, insyaallah," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu.
Meski demikian, Prasetyo belum dapat memastikan kehadiran Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dalam agenda hari ini.
Ia menyatakan untuk sementara belum ada informasi mengenai kehadiran Megawati.
Sebelumnya, Prabowo telah lebih dulu melakukan pertemuan silaturahmi dengan Megawati di Istana Merdeka beberapa hari lalu.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, keduanya membahas berbagai isu strategis dan saling bertukar pandangan.
Prasetyo menjelaskan diskusi antara Prabowo dan Megawati mencakup berbagai pengalaman kepemimpinan, termasuk tantangan di setiap era pemerintahan yang berbeda. Selain itu, isu-isu geopolitik juga turut menjadi bagian dari pembahasan.
"Kita semua sama-sama mengetahui bahwa di setiap era, di setiap masa, memiliki tantangan-tantangan yang berbeda-beda. Tetapi, sebagai seorang pemimpin tentu baik sekali untuk bisa saling memberikan masukan dan berbagi pengalaman demi kemajuan bangsa dan negara kita," kata Prasetyo.




