10 hari terakhir Ramadhan, Wali Kota Balikpapan ingatkan momentum penting mohon ampunan
Pemerintah Kota Balikpapan mengajak masyarakat memaksimalkan 10 hari kedua bulan suci Ramadan sebagai fase maghfirah atau ampunan dengan memperbanyak istighfar dan muhasabah diri.

Sumber foto: Rizkia/elshinta.com.
Sumber foto: Rizkia/elshinta.com.
Pemerintah Kota Balikpapan mengajak masyarakat memaksimalkan 10 hari kedua bulan suci Ramadan sebagai fase maghfirah atau ampunan dengan memperbanyak istighfar dan muhasabah diri.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan yang dirangkai dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung At-Taqwa, Senin (2/3/2026).
Kegiatan itu dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, Asisten I Setda Kota Balikpapan Zulkifli, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Balikpapan.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena masyarakat kembali dipertemukan dengan Ramadan dan dapat menjalankan ibadah secara berjamaah.
“Pemerintah kota mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim. Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan dan kebaikan bagi kita semua,” ujar Rahmad seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Rizkia, Selasa (3/3).
Ia menekankan bahwa 10 hari kedua Ramadan merupakan momentum penting untuk memohon ampunan dan memperbaiki diri.
“Memasuki fase maghfirah, mari kita perbanyak istighfar dan muhasabah. Jangan sampai Ramadan berlalu tanpa perubahan positif dalam sikap dan perilaku kita,” katanya.
Rahmad juga mengajak jamaah untuk mendoakan saudara-saudara yang tengah sakit agar diberi ketabahan dan kesembuhan sehingga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
Menurut dia, Ramadan tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial.
Meneladani Rasulullah, kata Rahmad, umat Muslim didorong untuk menjadi pribadi yang lebih sabar, dermawan, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Balikpapan juga menyerahkan bantuan Pemerintah Kota Balikpapan kepada pengurus masjid berupa satu unit pendingin ruangan (AC) 2 PK, satu unit vacuum cleaner, dan tiga unit kipas angin. Bantuan tersebut diterima langsung Ketua Umum Masjid Agung At-Taqwa, Habib Abu Bakar Al Qadri.
Rahmad menegaskan komitmen pemerintah kota dalam mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
“Pembangunan fisik dan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pembangunan akhlak dan spiritual. Masjid adalah pusat peradaban yang menanamkan nilai kejujuran, disiplin, toleransi, dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan selama Ramadan. Momentum ini, lanjut dia, sekaligus menjadi sarana pendidikan bagi anak-anak agar terbiasa mengisi waktu dengan kegiatan positif yang membentuk akhlak mulia.
Melalui Ramadan, Pemerintah Kota Balikpapan berharap terwujudnya Balikpapan sebagai kota global yang nyaman dalam bingkai Madinatul Iman.
Sementara itu tausyiah ramadan disampaikan Ustad Suhartono.




