Top
Begin typing your search above and press return to search.

1.199 calon jamaah haji ikuti manasik haji terintegrasi

Bupati Kudus Jawa Tengah Sam’ani Intakoris membuka kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus Tahun 1447 H/2026 di Hotel @HOM Kudus, Senin (9/2).

1.199 calon jamaah haji ikuti manasik haji terintegrasi
X

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Bupati Kudus Jawa Tengah Sam’ani Intakoris membuka kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus Tahun 1447 H/2026 di Hotel @HOM Kudus, Senin (9/2). Kegiatan ini mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan sebagai upaya memberikan layanan ibadah haji yang inklusif sekaligus membekali kesiapan calon jemaah haji Kabupaten Kudus.

Ada sebanyak 1.199 orang akan mengikuti Manasik haji terintegrasi selama dua hari, 9–10 Februari 2026, calon Jamaah Haji asal Kudus ini, terdiri atas 536 jemaah laki-laki dan 663 jemaah perempuan.

Bupati mengucapkan selamat kepada seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kudus Tahun 2026. Ia meminta penyelenggaraan manasik haji terintegrasi dapat memberikan pemahaman menyeluruh agar jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyuk.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kudus Tahun 2026. Melalui manasik haji ini, kami berharap jemaah mendapatkan bekal pengetahuan dan kesiapan sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Selasa (10/2).

Dalam kesempatan itu, bupati mengimbau calon jemaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Kabupaten Kudus selama menjalankan ibadah haji. Bupati meminta doa dari para jemaah agar Kabupaten Kudus senantiasa diberikan keberkahan dan keselamatan. Pihaknya menegaskan mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penugasan tenaga kesehatan untuk mendampingi jemaah haji Kabupaten Kudus.

“Kami berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Kudus, termasuk dengan menugaskan satu dokter dan dua perawat untuk mendampingi jemaah agar kesehatan tetap terjaga,” tegasnya.

Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus, Masruroh, menyampaikan bahwa manasik haji terintegrasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jemaah, baik dari sisi pemahaman manasik, kesiapan fisik, maupun mental.

“Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus. Manasik haji terintegrasi ini bertujuan memberikan pembekalan menyeluruh kepada calon jemaah, terutama dalam mewujudkan pelaksanaan ibadah haji yang ramah bagi lansia, disabilitas, dan perempuan,” kata Masruroh.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire