Kakorlantas: Mudik tertib, 'ojo kesusu' (terburu-buru)
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nughroho mengimbau agar masyarakat yamg melakukan perjalanan mudik dan balik lebaran Idul Fitri bisa mempersiapkan diri dengan baik, managemen perjalanan, baik yang mengunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi.

Sumber foto: Wisnu Wardhana/elshinta.com.
Sumber foto: Wisnu Wardhana/elshinta.com.
Kakorlantas: Mudik tertib 'ojo kesusu' (terburu-buru)
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nughroho mengimbau agar masyarakat yamg melakukan perjalanan mudik dan balik lebaran Idul Fitri bisa mempersiapkan diri dengan baik, managemen perjalanan, baik yang mengunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi.
"Berapa panjang perjalanan, kapan mau singgah atau istirahat dan yang terpenting adalah jangan keburu buru seperti lagu saya Mudik Tertib Ojok Kesusu," ujar Irjen Pol Agus Suryo Nughroho saat mendampingi Kapolri meninjau terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Minggu (14/3/2026).
Alumni Akpol '91ini menambahkan masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan semaksimal mungkin fasilitas pelayanan yang sudah disiapkan oleh jajaran Polri baik berupa layanan berbasis digital/aplikasi atau layanan yang ada di pospam dan posyan.
"Mudik itu harus aman, negara harus hadir bukan hanya kita berada di jalan tapi harus mengamankan perjalanan sampai tujuan dan kembali dengan selamat," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Wisnu Wardhana, Minggu (15/3).
Polri melaksanakan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah selama dua pekan sejak tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Telah menyiapkan 2.746 posko untuk memberikan pengamanan hingga pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran. Sebanyak 1.624 posko akan difokuskan untuk pengamanan serta sebagai pusat informasi dan pengaturan arus lalu lintas. Ribuan posko ini bakal disiapkan di seluruh Indonesia.
Sementara, 779 lainnya akan digunakan sebagai posko pelayanan untuk tempat istirahat bagi pengemudi yang kelelahan. Sedangkan 343 posko terpadu akan digunakan sebagai pusat kendali operasi ketupat 2026.




