Malam Ke-3 Ramadan, jemaah membludak di Masjid Darut Taqwa OKI

Salat tarawih di Masjid Darut Taqwa, Desa Talang Cempedak, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (20/2/2026) malam
Salat tarawih di Masjid Darut Taqwa, Desa Talang Cempedak, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (20/2/2026) malam
Memasuki malam ketiga Ramadan, antusiasme masyarakat untuk melaksanakan salat Tarawih berjamaah terlihat tinggi di masjid Darut Taqwa, lebih tepatnya di Desa Talang Cempedak, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (20/2/2026) malam.
Sejak usai salat Isya, jamaah mulai berdatangan dan memenuhi area masjid untuk menunggu pelaksanaan salat tarawih. Suasana tampak lebih ramai dibandingkan hari biasa, dengan barisan jamaah yang memadati ruang utama hingga meluas ke teras dan halaman karena kapasitas masjid tidak lagi mencukupi.
Tingginya jumlah kehadiran warga menunjukkan semangat masyarakat dalam menghidupkan ibadah di bulan suci ramadan, meskipun pelaksanaan telah memasuki hari ketiga.
Pengurus masjid, Effendy, mengatakan bahwa peningkatan jumlah jamaah sudah terlihat sejak awal ramadan dan tahun ini terasa jauh lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, masjid selalu penuh, bahkan sampai meluap ke luar. Dari awal ramadan memang seperti ini. Tahun sebelumnya agak kurang, tapi tahun ini jamaah meningkat luar biasa. Mudah-mudahan ini karena kesadaran masyarakat untuk lebih giat beribadah dan bisa terus konsisten,” ujarnya.
Menurutnya, meningkatnya kehadiran jamaah diharapkan tidak hanya terjadi selama ramadan, tetapi juga dapat berlanjut dalam kehidupan sehari-hari dengan semakin aktifnya masyarakat melaksanakan salat berjamaah.
Sementara itu, salah satu jamaah, Dwi, mengaku sengaja memanfaatkan momen pulang dari perantauan untuk beribadah bersama keluarga di kampung halaman.
“Saya ini anak rantau, baru pulang setelah beberapa bulan kerja. Jadi menyempatkan waktu untuk salat di masjid bersama keluarga karena jarang bisa pulang. Tahun ini terasa lebih ramai dibandingkan tahun kemarin, sampai penuh sekali. Walaupun ramai, Alhamdulillah tetap bisa khusyuk,” katanya.
Ia juga berharap ke depan fasilitas masjid dapat semakin berkembang agar mampu menampung lebih banyak jamaah sehingga pelaksanaan ibadah bisa berlangsung lebih nyaman tanpa harus meluas hingga ke halaman.
Ramainya jamaah pada malam ketiga Ramadan ini menjadi gambaran kuatnya semangat masyarakat dalam memakmurkan masjid serta mempererat kebersamaan antarwarga. Selain sebagai momentum peningkatan ibadah, kegiatan tarawih berjamaah juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi di lingkungan sekitar selama bulan suci.
Nabilla Seftiani/Mgg/Ter




