Top
Begin typing your search above and press return to search.

"Nyadran lepen", upaya menjaga kelestarian sumber air

Bupati Temanggung Agus Setyawan menyampaikan upacara adat merti dusun "nyadran lepan" di Dusun Lamuk Gunung, Desa Legoksari, Tlogomulyo, merupakan upaya menjaga kelestarian sumber air.

Nyadran lepen, upaya menjaga kelestarian sumber air
X

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Bupati Temanggung Agus Setyawan menyampaikan upacara adat merti dusun "nyadran lepan" di Dusun Lamuk Gunung, Desa Legoksari, Tlogomulyo, merupakan upaya menjaga kelestarian sumber air.

"Sumber air harus selalu dijaga bersama dan pastinya tidak hanya kemanfaatan air semata, tetapi menjaga lingkungan untuk menghindari bencana seperti di Pulau Sumatera," katanya usai "nyadran lepan" di Dusun Lamuk Gunung, Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, Senin.

Pada kegiatan tersebut diawali masyarakat berjalan arak-arakan mengelilingi Dusun Lamuk Gunung, bersama membawa gunungan palawija dan kesenian tradisional masyarakat setempat berupa kuda lumping kemudian dilakukan upacara di sebuah mata air.

Ia menyampaikan, pertama keinginan baik dari seluruh masyarakat jadi sesuatu hal luar biasa upaya dalam melestarikan budaya.

"Pemkab Temanggung insyaalalh akan selalu mendampingi masyarakat khususnya dalam bidang kebudayaan dan acara nyadran lepen seperti ini adalah salah satu bentuk upaya dan ikhtiar untuk selalu bisa merawat alam," katanya.

Ia menyampaikan dengan "nyadran lepen" ini pasti masyarakat berupaya bagaimana caranya agar mata air itu bisa selalu mengalir dan pasti harus selalu menjaga alam sekitar dengan pepohonan.

"Di sekitar mata air harus selalu ada penghijauan, agar sumber mata air selalu mengalir air," katanya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire