Pemkab Jember: Festival Pegon daya tarik wisata pantai di masa Lebaran

Arsip foto: Arak-arakan Pegon yang menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Pantai Watu Ulo dan Papuma Jember. ANTARA/HO-Disporabudpar Jember
Arsip foto: Arak-arakan Pegon yang menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Pantai Watu Ulo dan Papuma Jember. ANTARA/HO-Disporabudpar Jember
Festival yang menyuguhkan Arak-arakan Pegon (sapi) menjadi daya tarik bagi wisatawan saat libur Lebaran di Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
"Arak-arakan Pegon dari Balai Desa Sumberejo di Kecamatan Ambulu menuju Pantai Watu Ulo, lengkap dengan berbagai tampilan seni menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Pantai Watu Ulo," kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisporabudpar) Kabupaten Jember Bobby Arie Sandy di kabupaten setempat, Rabu (25/3).
Selain itu, lanjut dia, penerapan kebijakan tiket terintegrasi di kawasan wisata Pantai Papuma dan Watu Ulo sebesar Rp12.500 membuahkan hasil positif yakni meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Jember.
"Ada lonjakan signifikan jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran tahun ini. Dengan tarif sebesar Rp12.500, para wisatawan dapat menikmati keindahan dua destinasi ikonik tersebut sekaligus," tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa data kunjungan terpantau terus naik sejak dimulainya masa libur panjang, grafik kunjungan mulai meningkat tajam sejak 21 Maret 2026 yakni sebanyak 1.079 pengunjung hadir hingga sore hari pukul 17.00 WIB dan angka itu meningkat menjadi 3.742 orang pada 22 Maret 2026.
"Kunjungan wisatawan terus meningkat pada 23 Maret 2026 yang mencapai lebih dari 6.000 wisatawan, sehingga lonjakan pengunjung cukup signifikan di dua objek wisata pantai yang menjadi primadona di Jember itu," katanya.
Menurut dia, antusias masyarakat diprediksi terus bertahan mengingat masa libur sekolah masih berlangsung hingga akhir pekan di akhir Maret 2026.
Selain itu, sebuah agenda budaya besar telah disiapkan untuk menyambut para wisatawan pada 28 Maret 2026.
"Kegiatan penggabungan bersama masyarakat di Kecamatan Ambulu dan desa sekitar, yaitu Festival Pegon. Arak-arakan pegon dari Balai Desa Sumberrejo akan bergerak masuk menuju Watu Ulo, lengkap dengan berbagai tampilan seni yang dipastikan menarik bagi pengunjung," ujarnya.
Untuk menjamin kenyamanan pengunjung, pihak pengelola juga telah melakukan penataan di sektor kuliner, sehingga pihaknya menekankan bahwa sistem harga di area Watu Ulo kini lebih transparan guna menghindari harga yang tidak wajar.
Melalui kerja sama dengan UMKM dan pemberdayaan masyarakat setempat, telah disediakan paket makan ekonomis mulai Rp40.000 per orang, atau paket lengkap seharga Rp180.000 untuk empat orang.
Bobby memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang bertugas mengawal kelancaran arus wisata di lapangan dan juga mengimbau agar seluruh pengunjung tetap mengutamakan keselamatan selama berwisata.




