Dipecat Chelsea: Ini kandidat terkuat pengganti Enzo Maresca
Chelsea resmi memecat Enzo Maresca di awal 2026. Siapa kandidat terkuat penggantinya? Berikut pelatih yang paling mungkin hadir untuk The Blues.

Enzo Maresca dipecat Chelsea. (Sumber: Instagram.com/maresca)
Enzo Maresca dipecat Chelsea. (Sumber: Instagram.com/maresca)
Chelsea mengawali tahun 2026 dengan keputusan besar yang kembali mengguncang Stamford Bridge. Manajemen The Blues resmi mengakhiri kerja sama dengan Enzo Maresca, pelatih yang baru sekitar satu setengah musim mengurusi klub. Keputusan ini menegaskan bahwa Chelsea sebenarnya masih berada dalam fase untuk mengejar stabilitas, baik secara teknis maupun kestrukturannya.
Pemecatan Enzo Maresca bukan sekedar masalah pertandingan, tetapi juga hasil dari dinamika internal klub yang kembali memanas. Perhatian publik mencuat, terutama pada masalah siapa yang akan menjadi pengganti Enzo Maresca di Chelsea?
Chelsea di titik kritis
Chelsea datang ke pergantian tahun dengan performa yang jauh dari harapan. Setelah sempat bersaing di papan atas, hasil negatif beruntun di Premier League membuat posisi mereka merosot. Permainan yang tidak konsisten, kesulitan dalam mempertahankan keunggulan mereka, hingga masalah kebugaran pemain yang jadi sorotan utama.
Tekanan ini tidak hanya datang dari klasemen, tapi dari iklim internal klub itu sendiri. Dalam beberapa pekan terakhir sebelum pemecatan Enzo Maresca, muncul laporan mengenai hubungan yang makin renggang antara Maresca dengan jajaran internal klub. Salah satu masalahnya ialah perbedaan pandangan terkait manajemen pemain dan pendekatan taktik yang digunakan oleh Maresca. Situasi ini membuat hubungan mereka semakin sulit untuk dipertahankan.
Alasan pemecatan Enzo Maresca
Keputusan memecat Enzo Maresca diambil setelah evaluasi menyeluruh. Beberapa faktor utama yang menjadi pertimbangan pemecatan tersebut. Pertama, proforma liga yang menurun serta kemenangan yang makin jarang diraih di paruh pertama musim. Kedua, ketegangan internal yang berkaitan dengan keputusan teknis serta kebijakan pada pemain. Ketiga, arah permainan dinilai stagnan padahal Chelsea punya anggota muda dengan potensi besar.
Manajemen Chelsea menilai bahwa perubahan di kursi pelatih diperlukan untuk menjaga target jangka pendek dan stabilitas jangka panjang klub. Melihat sejarah kepelatihan Maresca, membuat jajaran interna klub mengambil keputusan berat ini.
Warisan Enzo Maresca di Chelsea
Meski berakhir dengan pemecatan, periode Enzo Maresca di Chelsea tidak sepenuhnya gagal. Ia sempat membawa The Blues meraih trofi internasional dan mengembalikan klub ke kompetisi Eropa setelah masa sulit sebelumnya. Pendekatan sepak bola berbasis penguasaan bola dan build-up dari belakang menjadi ciri khasnya.
Namun, seiring waktu, pendekatan tersebut dinilai kurang fleksibel menghadapi tekanan Premier League. Rotasi pemain yang kerap berubah, serta kesulitan memaksimalkan konsistensi performa, menjadi titik lemah yang akhirnya mempercepat kepergiannya.
Kandidat terkuat pengganti Enzo Maresca
1. Liam Rosenior
Nama Liam Rosenior muncul sebagai kandidat terdepan. Pelatih yang kini menangani RC Strasbourg itu dinilai memahami ekosistem kepemilikan Chelsea, mengingat Strasbourg berada di bawah jaringan yang sama dengan The Blues.
Rosenior dikenal sebagai pelatih muda dengan pendekatan pragmatis dan fleksibel. Ia dianggap cocok untuk kebutuhan Chelsea saat ini, yaitu stabilisasi yang cepat, bukan revolusi taktik besar-besaran. Faktor kedekatan struktural membuat proses transisi dinilai bisa berjalan lebih mulus.
2. Xavi Hernandez
Xavi Hernandez juga masuk radar sebagai opsi kelas atas. Pengalamannya menangani Barcelona membuatnya menarik bagi Chelsea yang ingin membangun identitas permainan atraktif dan terstruktur.
Namun, Xavi lebih dipandang sebagai proyek jangka menengah hingga panjang. Dengan situasi Chelsea yang membutuhkan hasil cepat, peluangnya masih berada di bawah Rosenior.
Mengapa Rosenior?
Jika melihat kebutuhan Chelsea saat ini, Liam Rosenior menjadi kandidat terkuat karena beberapa alasan utama. Rosenior dianggap memahami struktur kepemilikan dan filosofi klub. Pendekatan taktik Rosenior yang dinilai lebih adaptif terhadap kondisi tim. Lalu dengan memilih Rosenior, risiko kepemilihannya begitu minim dibandingkan pelatih dengan latar liga berbeda..
Chelsea membutuhkan pelatih yang mampu meredam gejolak internal sekaligus menjaga daya saing di liga. Berdasarkan hal ini, Rosenior dinilai memenuhi kriteria tersebut.
Pemecatan Enzo Maresca menandai babak baru lain dalam proyek besar Chelsea. Di tengah tekanan hasil dan ekspektasi tinggi, manajemen kini dihadapkan pada keputusan krusial untuk memilih pelatih yang bukan hanya tepat secara nama, tetapi juga sesuai dengan kondisi klub.
Dengan berbagai pertimbangan yang ada, Liam Rosenior muncul sebagai kandidat terkuat pengganti Enzo Maresca, meski peluang kejutan tetap terbuka. Satu hal yang pasti, keputusan berikutnya akan kembali menentukan arah Chelsea dalam beberapa musim ke depan.




