Top
Begin typing your search above and press return to search.

Airlangga Hartarto kembali pimpin PB Wushu Indonesia 2026–2030

Airlangga Hartarto kembali pimpin PB Wushu Indonesia 2026–2030
X

Munas Wushu Indonesia VIII, di Hotel Aloft AKR Tower, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (10/2/2026).

Airlangga Hartarto kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) untuk masa bakti 2026–2030. Keputusan tersebut diambil dalam Musyawarah Nasional (Munas) Wushu Indonesia VIII yang digelar di Hotel Aloft AKR Tower, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (10/2/2026).

Terpilihnya Airlangga menandai periode ketiganya memimpin organisasi wushu nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Merah Putih itu sebelumnya menjabat Ketua Umum PB WI pada periode 2018–2022 dan 2022–2026.

Dalam sambutannya usai terpilih sekaligus menutup Munas yang diikuti 32 Pengurus Daerah (Pengda) Wushu se-Indonesia, Airlangga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang hanya dapat dijalankan secara kolektif dan kolegial bersama seluruh Pengda, karena sumber atlet berasal dari daerah,” kata Airlangga.

Airlangga menegaskan bahwa keberhasilan program kepengurusan PB WI selama ini tidak lepas dari dukungan seluruh keluarga besar Wushu Indonesia serta sinergi dengan pemerintah. Ia menyinggung apresiasi Presiden Prabowo Subianto terhadap atlet berprestasi, yakni bonus satu miliar rupiah untuk setiap peraih medali emas.

Menurut Airlangga, ke depan tantangan pembinaan prestasi akan semakin kompleks. Karena itu, PB WI akan melanjutkan sistem pembinaan berkelanjutan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas pembinaan usia dini, serta memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain sebagai olahraga prestasi, PB WI juga akan mendorong pengembangan wushu sebagai olahraga budaya agar semakin dekat dengan masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga menegaskan komitmennya menyiapkan roadmap menuju Olimpiade 2032. Fokus utama diarahkan pada pembinaan atlet muda dan junior sebagai regenerasi, menyusul pensiunnya sejumlah atlet senior.

“Atlet senior harus selalu dilapis oleh atlet junior. Karena itu PB WI tidak khawatir,” ujarnya.

Terkait persiapan menghadapi ASEAN Games, Airlangga memastikan PB WI telah menyusun strategi melalui daftar atlet unggulan dan berharap prestasi Indonesia dapat dipertahankan.

Pada periode kepemimpinannya, PB WI mencatat berbagai prestasi internasional. Pada Asian Games 2018 dan 2022, Indonesia meraih total dua medali emas dan dua perak. Prestasi gemilang juga ditorehkan pada SEA Games 2023 Kamboja dengan raihan enam emas, enam perak, dan dua perunggu sekaligus memastikan Indonesia keluar sebagai juara umum.

Kesuksesan berlanjut pada SEA Games 2025 Thailand dengan perolehan lima emas, tiga perak, dan satu perunggu. Selain itu, cabang wushu juga menyumbangkan empat emas dan tiga perak pada ajang The FISU World University Games Chengdu 2021 yang digelar pada 2023.

Airlangga optimistis, dengan soliditas organisasi dan pembinaan berkelanjutan, Wushu Indonesia mampu mempertahankan tradisi prestasi sekaligus mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

Dwi Iswanto/Ter

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire