Porprov Jateng 2026 bakal libatkan 10.528 atlet dan pelatih
Rencana gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 akan memainkan sebanyak 59 cabang olahraga (cabor) dengan 830 nomor pertandingan. Dari jumlah itu, setidaknya akan melibatkan 10.528 orang atlet dan pelatih.

Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.
Sumber foto: Joko Hendrianto/elshinta.com.
Rencana gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 akan memainkan sebanyak 59 cabang olahraga (cabor) dengan 830 nomor pertandingan. Dari jumlah itu, setidaknya akan melibatkan 10.528 orang atlet dan pelatih.
"Kita akan menggelar Pekan Olahraga Provinsi yang akan diikuti oleh 35 kabupaten/kota. Ini ajang kehormatan untuk menampilkan prestasi olahraga Jawa Tengah. Insyaallah akan digelar Oktober 2026," kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko usai melakukan audiensi dengan Ahmad Luthfi di Semarang pada Selasa, 3 Maret 2026.
Venue pertandingan akan dipusatkan di Semarang Raya, kecuali aeromodeling di Blora dan balap sepeda di Kota Surakarta. Acara pembukaan digelar di Kota Semarang dan penutupan di Kabupaten Kendal.
Dalam pertemuan itu, juga disampaikan terkait sayembara logo dan maskot Porprov Jateng 2026. Setidaknya ada tiga nominasi yang juga sudah disetujui oleh Gubernur Ahmad Luthfi. Sementara untuk pengumuman pemenang sayembara logo dan maskot akan diumumkan secara resmi setidaknya pada 9 Maret 2026 nanti.
"Pak Gubernur (dan tim seleksi) sudah memilih. Itu nanti yang akan kita pakai untuk logo berikut maskotnya. Juga tentang timeline pelaksanaan sudah disepakati tadi, mudah-mudahan semua berjalan lancar," papar Sujarwanto seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Joko Hendrianto, Rabu (4/3).
Selain itu, KONI juga kembali meminta dukungan dari Pemprov Jateng untuk bidding (pengajuan penawaran) tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032. Dukungan dari Gubernur Jawa Tengah dan Pemprov Jateng sangat penting dalam upaya target menjadi tuan rumah PON.
"PON ini ajang besar bagi kita, sekaligus menjadi momentum untuk menjual Jawa Tengah di mata nasional bahkan menjadi pencermatan dunia," jelasnya.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi telah menyetujui dan akan mendukung penuh penyelenggaraan Porprov Jateng 2026 dan bidding tuan rumah PON 2032. Terkait dua hal itu, ia sudah menginstruksikan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah untuk menyiapkan semua kebutuhan yang dapat dipenuhi dari Pemprov.
"Saya sepakat semua (persiapan Porprov Jateng dan bidding tuan rumah PON). Tapi saya titip agar atlet-atlet kita dijaga dan dilindungi betul, koordinasikan dengan Dispora Provinsi apa yang dibutuhkan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah Masrofi mengatakan bahwa Porprov ini merupakan kerja bareng antara Pemprov Jateng dengan KONI Jateng sebagai salah satu persiapan untuk PON 2028.
"Terpenting adalah kolaborasi antara pemangku kepentingan, termasuk dari pemerintah provinsi dan KONI, juga sinergi dengan para pengusaha agar kegiatan Porprov ini dapat berjalan baik dan lancar," katanya.
Terkait dengan pemberian apresiasi kepada atlet berprestasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan tali asih. Rencananya, Pemprov Jateng juga akan memberikan tali asih kepada atlet yang berprestasi pada ajang Sea Games Thailand, Popnas, dan Peparnas pada Kamis, 5 Maret 2026.
"Khusus untuk atlet penyumbang medali pada ASEAN Paragames akan menyusul di kemudian hari," ujarnya.




