Presiden soroti peran RI di perkembangan pencak silat sejumlah negara
Presiden Prabowo Subianto menyoroti peran Indonesia dalam mengembangkan bela diri pencak silat di negara-negara Asia Tenggara, khususnya Thailand dan Vietnam saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta, Sabtu.

Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti peran Indonesia dalam mengembangkan bela diri pencak silat di negara-negara Asia Tenggara, khususnya Thailand dan Vietnam saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta, Sabtu.
Dalam keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI diterima di Jakarta, Sabtu, Presiden mengatakan bahwa dahulu banyak atlet dari negara lain datang ke Indonesia untuk mempelajari pencak silat di antaranya berasal dari Vietnam dan Thailand.
"Kita dulu yang melatih Vietnam dan Thailand. Akhirnya mereka jadi hebat dan mereka pernah kalahkan kita," ujar Prabowo.
Meski Vietnam dan Thailand sempat mengungguli Indonesia, Prabowo tetap berbesar hati. Baginya, hal itu menjadi bukti bahwa pelatihan dan pengajaran pencak silat Indonesia sangat efektif. Dengan kata lain, Indonesia telah menjadi "guru" yang baik bagi kedua negara tersebut.
Oleh karena itu, ia berharap Indonesia dapat terus menjaga kemurnian ilmu pencak silat agar semakin banyak negara tertarik mempelajarinya.
"Kalau ilmunya murni, ilmunya kuat, dari mana-mana akan datang belajar. Dan itu sudah terbukti, dari banyak negara datang ke kita, belajar," imbuh Prabowo.
Selain itu, Prabowo juga menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi atlet pencak silat Indonesia yang disebutnya telah mengharumkan nama bangsa di ajang internasional. Hal itu dibuktikan dengan raihan medali yang disumbang atlet pencak silat selama ini.
Sebagai contoh, dalam ajang SEA Games ke-35 di Thailand akhir tahun lalu, Indonesia keluar sebagai juara umum cabang olahraga pencak silat dengan raihan empat medali emas, satu perak, dan tujuh perunggu.
"Kita cukup membanggakan. Di beberapa tempat, kita menyumbang banyak sekali emas, perak dan perunggu," tuturnya.




