Resmi dilantik, Pengurus KONI Boyolali fokus pembinaan atlet dan target Porprov 2026
Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pereode 2023–2027, resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua KONI Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko.

Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.
Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pereode 2023–2027, resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua KONI Jawa Tengah Sujarwanto Dwiatmoko.
Pengukuhan dan pelantikan Penggantian Antar Waktu (PAW) tersebut berlangsung di salah satu tempat di Boyolali, Selasa malam (30/12/2025). Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablur) yang digelar pada Oktober 2025 lalu, yang menetapkan Joko Raharja sebagai Ketua KONI Kabupaten Boyolali.
Bupati Boyolali Agus Irawan yang turut hadir menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru KONI mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan olahraga daerah. Ia menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini melalui sekolah.
“Pembibitan atlet harus dimulai dari tingkat SD agar semua cabang olahraga dapat berkembang dan melahirkan prestasi yang membanggakan Boyolali,” kata Agus Irawan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Jumat (2/1).
Sementara Ketua KONI Boyolali Joko Raharjo menyampaikan, agenda besar yang menjadi fokus ke depan adalah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Ia menargetkan Boyolali mampu menembus posisi sepuluh besar, meningkat dari peringkat ke-13 pada Porprov 2023.
“Kami akan memaksimalkan persiapan dengan pemusatan latihan selama enam bulan. Waktu memang singkat, tapi kami optimistis bisa dikejar,” kata Joko.
Susunan pengurus inti KONI Kabupaten Boyolali yang dilantik terdiri dari Joko Raharjo sebagai Ketua, Bambang Widayanto sebagai Sekretaris, dan Aldila Fajri sebagai Bendahara.
Dalam acara tersebut juga diserahkan bantuan uang pembinaan kepada atlet dan pelatih asal Boyolali yang berhasil meraih medali pada PON XXI Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara. Bantuan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan prestasi mereka mengharumkan nama daerah dan Provinsi Jawa Tengah.
Dengan kepengurusan baru dan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, KONI Boyolali optimistis mampu meningkatkan prestasi olahraga daerah serta melahirkan atlet-atlet berdaya saing di tingkat provinsi maupun nasional.




