Wakili Indonesia, lima atlet nasional paralympic dilepas Bupati Boyolali menuju ASEAN Paragames
Seiring akan digelarnya ajang olah raga tingkat internasional ASEAN Paragames ke-13 pada 15 - 27 Januari di Provinsi Nakhon Ratchasima, Tahiland, lima atlet Nasional Paralympic Indonesia (NPCI) Kabupaten Boyolali Jawa Tengah turut andil dalam ajang tersebut untuk mewakili Indonesia.

Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.
Seiring akan digelarnya ajang olah raga tingkat internasional ASEAN Paragames ke-13 pada 15 - 27 Januari di Provinsi Nakhon Ratchasima, Tahiland, lima atlet Nasional Paralympic Indonesia (NPCI) Kabupaten Boyolali Jawa Tengah turut andil dalam ajang tersebut untuk mewakili Indonesia.
Karisma Evi Tiarani dan David Subiyantoro mewakili Indonesia pada cabang olahraga (cabor) Para Atletik. Kemudian Sri Lestari dan Dwi Lestari akan berlaga dicabor Anggar Kursi Roda. Dan yang terakhir adalah Suci Kirana Dewi yang maju bertanding untuk cabor Boccia. Selain para atlet, tiga orang pelatih Para Atletik turut mendampingi dalam ajang ASEAN Para Games tersebut, yaitu Purwo Adi Sanyoto, Muslih Arif Dwi Utomo dan Atto Kurniawan.
Di Pendopo Alit Boyolali pada Selasa sore (6/1/2026) para atlet dan pelatih berpamitan dan mohon doa restu, yang kemudian dilepas langsung oleh Bupati Boyolali Agus Irawan didampingi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten, Budi Prasetyaningsih.
Ketua NPCI Kabupaten Boyolali David Subiyantoro mengatakan, kelima atlet akan membawa nama baik Boyolali, Jawa Tengah dan Indonesia di ajang ASEAN Para Games. Untuk itu ia berpamitan dan mohon doa restu secara langsung kepada bupati agar bisa mendapat hasil maksimal.
"Kami mohon doanya semoga mendapatkan hasil yang baik, maksimal dan bisa menyejahterakan atlet-atlet NPCI Kabupaten Boyolali," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Rabu (7/1).
Sementara itu Bupati Boyolali Agus Iraawan memastikan Pemerintah Kabupaten Boyolali selalu mendoakan agar para atlet memperoleh hasil yang maksimal pada ajang ASEAN Para Games. Selain itu, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada para atlet yang sudah membawa nama besar Kabupaten Boyolali dan Indonesia, serta berjanji kedepannya akan lebih memperhatikan para atlet NPCI dengan memberikan fasilitas untuk menunjang prestasi atlet Boyolali.
"Kami mengucapkan selamat berjuang, selamat bertanding, kami nitip nama besar Kabupaten Boyolali, kami nitip nama besar Indonesia, semoga nanti benar-benar bisa meraih prestasi yang terbaik." kata Agus Irawan.
Sementara itu, Karisma Evi Tiarani atlet cabor Para Atletik mengatakan ingin memberikan yang terbaik pada kompetisi ini. Ia mengaku memiliki target untuk memecahkan rekor pribadi karena hanya bermain di satu nomor lompat jauh.
"Yang jelas kami berharap bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia dan Kabupaten Boyolali." ungkap Karisma.




