Tayang perdana di Kediri, Film 'Pelangi di Mars' dapat sambutan hangat penonton
Film terbaru garapan sutradara Upie Guava bersama Mahakarya Pictures, Pelangi di Mars, mendapat sambutan hangat dari masyarakat pada hari pertama penayangannya di Cinema XXI Kediri, Rabu 18 Maret 2026.

Sumber foto: Fendi Lesmana/elshinta.com.
Sumber foto: Fendi Lesmana/elshinta.com.
Film terbaru garapan sutradara Upie Guava bersama Mahakarya Pictures, Pelangi di Mars, mendapat sambutan hangat dari masyarakat pada hari pertama penayangannya di Cinema XXI Kediri, Rabu 18 Maret 2026.
Film yang mengusung genre sci-fi keluarga ini menjadi magnet tersendiri bagi warga Kediri di tengah suasana bulan Ramadan. Momentum libur sekolah dan persiapan menyambut Lebaran 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh warga untuk melakukan aktivitas ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa dengan menonton film berkualitas.
Pantauan di lokasi penonton didominasi oleh rombongan keluarga yang membawa anak-anak, serta kalangan remaja yang penasaran dengan kualitas animasi garapan anak bangsa tersebut.
Kualitas Setara Hollywood
Salah satu penonton asal Kediri, Tri Sundari, mengaku sangat terkesan dengan suguhan visual film ini. Ia yang datang memboyong suami dan ketiga anaknya memberikan apresiasi tinggi terhadap aspek teknis film tersebut.
"Spesial efek dan animasinya bagus sekali, tidak kalah dengan film-film Hollywood. Saya jujur tidak menyangka sineas Indonesia bisa membuat karya sekeren ini. Alur ceritanya juga sangat menyentuh dan cocok sekali jadi tontonan keluarga," ujar Tri setelah menyaksikan pemutaran perdana.
Pelangi di Mars membawa penonton ke tahun 2100 melalui karakter Pelangi (diperankan oleh Messi Gusti), seorang gadis berusia 12 tahun yang menjadi manusia pertama yang lahir di Planet Merah. Di tengah krisis air parah yang melanda Bumi, Pelangi bersama tim robot cerdas harus berjuang menemukan mineral langka Zeolith Omega demi kelangsungan umat manusia.
Selain kekuatan visual yang imersif, film ini menitikberatkan pada pesan moral mengenai pelestarian lingkungan dan kedekatan hubungan ayah-anak. Performa akting Rio Dewanto sebagai Banyu dan Lutesha sebagai Pratiwi, ditambah pengisian suara ikonik dari Gilang Dirga serta Kristo Immanuel, memberikan nyawa pada petualangan futuristik ini.
Bagi warga Kediri yang ingin merasakan pengalaman menjelajahi lanskap Mars, film ini kini sudah tersedia di seluruh jaringan bioskop dan diprediksi akan terus mengalami peningkatan jumlah penonton sepanjang masa libur Idulfitri.




