Perjalanan Emosional NADI "Cerita Tentang Rasa"
Refleksi tentang kehilangan, penerimaan, dan perjalanan berdamai melalui delapan lagu emosional dirangkum NADI yang saling terhubung.

Istimewah
Istimewah
Jakarta, Februari 2026 - Band asal Jakarta, NADI (New Arteries Driving Inspiration) yang diinisiasi oleh Noval (drum), Agung (bass), Dephe (gitar), dan Iwan Brurappen (gitar & vokal), resmi merangkum perjalanan emosional mereka dalam sebuah album penuh yang menjadi refleksi tentang kehilangan, penerimaan, dan proses berdamai dengan diri sendiri. Album ini berisi delapan lagu yang saling terhubung, membentuk satu narasi besar tentang rasa yang datang, pergi, meninggalkan jejak, hingga akhirnya diterima sebagai bagian dari hidup.
Album ini dibuka dengan “Sira”, sebuah pengantar tentang kehilangan dan kerelaan, saat seseorang mulai menyadari bahwa tidak semua rasa ditakdirkan untuk bertahan. Perjalanan berlanjut ke “Hilang”, yang menggambarkan kehampaan setelah perpisahan. Fase ketika kenangan masih tinggal, sementara waktu terus berjalan tanpa jawaban.
Di “Sisa Namamu”, NADI membawa pendengar ke titik bertahan. Lagu ini menjadi potret seseorang yang memilih melangkah meski nama itu masih bergema di dada. Proses ini berlanjut dalam “Reda”, sebuah pengakuan jujur tentang menjauh, merelakan tanpa harus memaafkan sepenuhnya, dan menerima bahwa tidak semua perpisahan perlu diselesaikan dengan damai.
Album kemudian bergerak ke fase refleksi melalui “Jejak”, lagu tentang mengingat tanpa ingin kembali. Kenangan dibiarkan tinggal sebagai bagian dari cerita hidup, bukan sebagai beban. Emosi kembali memuncak di “Pergi”, lagu tentang kehilangan yang datang terlalu cepat, ketika harapan untuk tetap bersama belum sepenuhnya padam.
Menjelang akhir, “Berlalu” hadir sebagai bentuk kedewasaan emosional. Lagu ini bercerita tentang merelakan seseorang yang masih berarti, demi membiarkannya menemukan kebahagiaan baru, dengan jarak yang dijaga secara sadar: cukup saling menyapa, lalu berlalu.
Album ditutup dengan “Ananta”, sebuah epilog emosional yang tidak menawarkan akhir manis. Terinspirasi dari kata Sanskerta yang berarti tanpa akhir, lagu ini menggambarkan perih yang tak sepenuhnya usai, namun diterima sebagai bagian dari kehidupan. “Ananta” menjadi refleksi tentang bertahan di tengah sunyi, ketika kehilangan membentuk diri dengan cara yang tidak pernah dipilih.
Secara musikal, album ini memadukan alternative rock, pop rock, ballad, emo, dan pop, dengan aransemen yang berkembang mengikuti emosi tiap fase cerita. Permainan gitar yang atmosferik, dinamika musik yang terjaga, serta vokal yang jujur dan emosional menjadi benang merah dalam keseluruhan album.
“Album Cerita Tentang Rasa kami rangkum seperti perjalanan. Tentang bagaimana kehilangan tidak selalu harus diselesaikan, tapi dijalani. Tentang rasa yang mungkin tak pernah benar-benar hilang, tapi mengajarkan kami untuk tetap berdiri,” ujar salah satu personel NADI.
Melalui album ini, NADI berharap karya mereka dapat menjadi ruang aman bagi pendengar serta tempat untuk merasa, mengingat, dan berdamai dengan luka masing-masing. Bukan untuk memberi jawaban, melainkan menemani proses.
Album “Cerita Tentang Rasa” dapat dinikmati oleh pendengar musik di berbagai layanan streaming.
Informasi & Kontak
📧 Email: 4nadimusic@gmail.com
📱 Telepon/WA: +62 856-9240-2090
📷 Instagram/Facebook: @nadimusic.official
▶️ YouTube Channel: @nadimusic.official




