Top
Begin typing your search above and press return to search.

Memanfaatkan herbal rumahan untuk mengatasi flu

Memanfaatkan herbal rumahan untuk mengatasi flu
X

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania menjelaskan formula herbal dan rempah yang ada di dapur rumahan bisa dipakai dan dikonsumsi untuk pencegahan sampai penyembuhan dan pengobatan flu di musim hujan.

“Semua bersifat meningkatkan imunitas atau daya tahan atau kekebalan tubuh. Juga menghangatkan tubuh, juga membantu meredakan demam atau meriang, batuk, pilek, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau agak sesak nafas,” katanya kepada tim kami, Senin.

Inggrid menjelaskan seperti jahe, kencur, kunyit, temulawak, atau rempah-rempah seperti pala, kayu manis, cengkih, kapulaga, bahkan bawang merah, bawang putih bisa dimanfaatkan untuk pengobatan flu. Rempah lain seperti habatus sauda, sambiloto, pegagan, meniran, dan mengkudu juga bisa dimanfaatkan untuk imunitas tubuh, mengatasi demam, batuk, pilek, atau sakit tenggorokan.

Resep juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan tubuh yang bisa dilihat melalui YouTube tertentu, dan untuk pencegahan bisa dikonsumsi 1-2 gelas per hari dengan durasi 3-4 kali sehari.

Inggrid mengatakan untuk mendapatkan manfaat herbal yang lebih mudah didapat bisa memilih obat bahan alam dalam bentuk jadi atau dalam kemasan yang sudah berizin edar dari Badan POM dengan kandungan jahe, kunyit, kencur dan dengan pemanis dari madu.

“Jadi kalau kita membuat ramuan herbal, misalnya pemanisnya kita bisa pakai madu karena madu tidak hanya sebagai pemanis tapi juga mempunyai khasiat. Dan produk herbal jadi juga banyak yang berbasis madu yang di dalamnya misalnya dicampur juga dengan jahe, kunyit, kencur, peppermint misalnya,” kata Inggrid.​​​​​​​

Dia mengatakan formula herbal juga baik untuk mencegah kelelahan karena banyaknya aktivitas setelah liburan maupun pekerjaan yang sering kali membuat jatuh sakit.

Di antaranya jahe dan kunyit yang mudah ditemukan dipadukan dengan temulawak serta lada hitam, bisa dibuat dalam satu ramuan herbal. Atau campuran jahe dan kunyit, dengan ginseng, likoris dan akar manis yang mungkin sulit ditemukan bisa dikonsumsi dalam bentuk jadi atau dalam kemasan pabrikan.

Sementara, untuk suplemen tambahan, Inggrid menyarankan untuk mengonsumsi vitamin C, D, A dan E untuk menjaga diri dari flu, serta mineral seperti zinc, selenium, zat besi dan vitamin B kompleks untuk tubuh tidak gampang sakit.

Ia juga menyarankan untuk memeriksa kadar vitamin D3 dalam darah karena aktivitas sehari-hari di luar ruangan juga tidak menjamin meningkatkan kadar vitamin D yang dibutuhkan tubuh. Suplemen bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari yang bisa ditemui dalam bentuk kapsul lunak atau kaplet.

“Sebetulnya kebanyakan vitamin dan mineral itu bisa kita penuhi dari makanan sehari-hari. Sepanjang misalnya kita memilih makanan bergizi seimbang di mana lebih banyak porsi sayur dan buah. Tapi tetap juga kita perlu protein, misalnya lemak juga perlu sedikit dan karbo juga perlu secukupnya. Jadi jangan kita misalnya konsumsi makanan instan, fast food, ya itu sudah pasti kita tidak akan bisa menjaga diri dari flu kalau kita makan seperti itu,” katanya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire