Tren lari makin populer, Kemala Run kemas gerakan sosial lewat olahraga
Digelar di Bali, Kemala Run 2026 targetkan 10.000 peserta dan usung konsep charity run untuk dorong sport tourism serta pemberdayaan ekonomi lokal

Olahraga lari kini bukan sekadar aktivitas fisik-ia telah berkembang menjadi gaya hidup sekaligus gerakan sosial. Kemala Run, ajang lari besutan Yayasan Kemala Bhayangkari, hadir menangkap tren itu dengan memadukan semangat olahraga, misi kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu event.
Tahun ini, Kemala Run 2026 akan digelar pada 19 April di Bali United Training Center dengan target 10.000 peserta dari dalam dan luar negeri.
Gagasan Kemala Run lahir dari Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Listyo Sigit Prabowo, yang ingin menghadirkan olahraga inklusif sekaligus mempererat hubungan antara keluarga besar Polri dan masyarakat luas.
"Konsep event lari dipilih karena olahraga ini memiliki komunitas yang besar serta mudah diikuti oleh berbagai kalangan," kata Juliati Listyo Sigit Prabowo, dalam keterangan tertulis, Jumat (9/4/2026).
Sejak pertama kali digelar pada 9 Juni 2024 di kawasan ICE BSD, Tangerang Selatan, Kemala Run langsung mendapat sambutan ribuan pelari dari berbagai daerah. Event ini pun resmi menjadi agenda tahunan Yayasan Kemala Bhayangkari.
"Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga membawa misi sosial, kebersamaan, serta penguatan hubungan antara Polri dan masyarakat," kata istri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu.
Tidak berhenti di situ, Kemala Run terus berkembang hingga menarik peserta mancanegara dan mengukuhkan diri sebagai event bertaraf internasional.
"Event ini tidak hanya menarik minat pelari nasional, tetapi juga mulai diikuti oleh peserta dari berbagai negara, sehingga memperluas jangkauan dan eksistensinya di kancah global," kata Juliati.
Dimensi sosial menjadi pembeda Kemala Run dari ajang lari lainnya. Ketua Panitia Kemala Run 2026 sekaligus Ketua Bhayangkari Korlantas Polri, Deny Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa event tahun ini mengusung konsep charity run, sebagian kegiatan diarahkan untuk bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Lomba akan mempertandingkan tiga kategori: 5K, 10K, dan Half Marathon (21,1 km), terbuka bagi peserta dari seluruh Indonesia maupun mancanegara.
"Event ini juga menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Bali," ucap Deny.
Bali dipilih bukan tanpa alasan. Selain potensi wisatanya yang besar, penyelenggaraan di Pulau Dewata diharapkan memberi dampak nyata bagi pelaku ekonomi lokal.
"Rangkaian acara pendukung antara lain akan menampilkan kekayaan budaya lokal Bali serta melibatkan pelaku UMKM, sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar," katanya.
Dari komunitas olahraga keluarga Polri, Kemala Run kini menjelma menjadi gerakan sosial yang terbuka untuk semua-membuktikan bahwa selangkah dalam lari bisa berarti lebih dari sekadar finish line.
Rama




