8 Tips memilih jas hujan berkualitas tinggi
Tips memilih jas hujan berkualitas tinggi agar tidak merembes, awet, dan nyaman digunakan saat hujan, mulai dari bahan hingga desain yang tepat.

Memiliki jas hujan ketika musim hujan merupakan hal penting. (Sumber: Vecteezy/NARONG KHUEANKAEW)
Memiliki jas hujan ketika musim hujan merupakan hal penting. (Sumber: Vecteezy/NARONG KHUEANKAEW)
Memilih jas hujan tidak bisa dilakukan sembarangan, terutama bagi kamu yang sering beraktivitas di luar ruangan atau rutin mengendarai motor saat musim hujan. Jas hujan yang kualitasnya buruk, terutama yang berbahan murah bahkan lebih tipis dari plastik kresek rentan untuk rusak. Selain itu air hujan mudah untuk merembes yang membuat tubuh tetap berujung basah. Supaya lebih awet dan nyaman, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli jas hujan.
Berikut delapan tips memilih jas hujan berkualitas tinggi untuk kamu agar tidak menyesal ketika membeli.
1. Perhatikan Jenis bahan
Bahan menjadi faktor utama yang menentukan kualitas jas hujan. Pilih bahan yang cukup tebal namun tetap lentur agar tidak mudah sobek saat dipakai. Jas hujan berbahan PVC, polyester berlapis, atau bahan sintetis lain umumnya lebih tahan air dibandingkan bahan tipis yang terasa rapuh.
2. Pastikan Jahitan rapi dan tertutup rapat
Air sering kali masuk melalui celah jahitan, bukan dari permukaan kain. Karena itu, periksa bagian jahitan apakah terlihat rapat dan tertutup dengan baik. Jas hujan berkualitas biasanya memiliki jahitan yang dilapisi atau disegel sehingga tidak mudah ditembus air.
3. Pilih model yang sesuai kebutuhan
Jas hujan tersedia dalam berbagai model, seperti setelan atasan-bawahan atau model ponco. Untuk pengendara motor, model setelan atasan-bawahan cenderung lebih aman karena tidak mudah tersingkap angin. Sementara untuk penggunaan ringan, misalnya ketika berjalan kaki ponco bisa menjadi pilihan praktis.
4. Cek sistem penutup resleting dan kancing
Resleting yang berkualitas rendah mudah macet dan menjadi celah masuknya air. Pilih jas hujan dengan resleting yang kuat dan dilengkapi penutup tambahan seperti flap atau kancing luar. Sistem penutup berlapis ini membantu mengurangi risiko rembesan saat hujan deras.
5. Sesuaikan ukuran agar nyaman
Ukuran jas hujan sebaiknya tidak terlalu sempit maupun terlalu longgar. Ukuran yang pas memberi ruang gerak tanpa membuat air mudah masuk dari sela-sela tubuh. Jika memungkinkan, pilih ukuran yang masih nyaman dipakai dalam kondisi berpakaian tebal atau jaket.
6. Perhatikan sirkulasi udara
Jas hujan yang terlalu tertutup bisa membuat penggunanya merasa gerah. Beberapa produk dilengkapi lubang ventilasi kecil atau desain yang memungkinkan udara tetap mengalir. Fitur ini membantu mengurangi rasa panas saat digunakan dalam waktu lama.
7. Pertimbangkan warna supaya terlihat pengendara lain
Warna jas hujan juga penting, terutama untuk keselamatan di jalan. Warna cerah atau jas hujan dengan aksen reflektif membuat pengendara lebih mudah terlihat saat hujan dan kondisi jalan minim cahaya.
8. Pilih yang Mudah dilipat dan disimpan
Jas hujan yang praktis adalah jas hujan yang mudah dilipat dan tidak memakan banyak tempat. Fitur ini memudahkan penyimpanan di tas atau bagasi kendaraan, sehingga jas hujan selalu siap digunakan saat dibutuhkan.
Jas hujan berkualitas tinggi tidak hanya soal tahan air, tetapi juga kenyamanan, keamanan, dan keawetan. Dengan memperhatikan bahan, jahitan, model, hingga detail terkecil, bisa membuatmu mendapatkan jas hujan yang lebih fungsional dan tahan lama untuk penggunaan sehari-hari.




