Top
Begin typing your search above and press return to search.

UB luncurkan BOUMI, jawab permintaan personal care anak

Upaya untuk mendorong berbagai inovasi terus dilakukan salah satunya yang dikelola oleh Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains & Tehnologi (DIKST) Universitas Brawijaya Malang yang secara resmi meluncurkan BOUMI, brand personal care anak berbasis bahan alami dan essential oil.

UB luncurkan BOUMI, jawab permintaan personal care anak
X

Sumber foto: AH Sugiharto/elshinta.com.

Upaya untuk mendorong berbagai inovasi terus dilakukan salah satunya yang dikelola oleh Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains & Tehnologi (DIKST) Universitas Brawijaya Malang yang secara resmi meluncurkan BOUMI, brand personal care anak berbasis bahan alami dan essential oil.

Wakil rektor V bidang Riset dan Inovasi, Prof. Dr.Unti Ludigdo,SE.,M.Si,Ak mengapresiasi upaya yang dilakukan DIKST guna menindaklanjuti hilirisasi.

“Ikhtiar untuk menghadirkan berbagai produk Atsiri relatif panjang dan konsistensi terus di jaga bahkan produk-produk Atsiri sampai di masyarakat. Tantangan kita adalah riset and development yang dibangun oleh Universitas Brawijaya Malang, salah satunya di Tulungagung disiapkan 20 hektar untuk tanaman Atsiri pada tahun 2020 sebelum pandemi dimana kita harus off sampai pada tahun 2024 terjalin partner dengan Martatilar,” kata mantan Dekan Vokasi UB ini.

Dan hasilnya kolaborasi dengan Martatilaar melahirkan sejumlah produk, salah satunya rambut jagung, selasih.

“Yang jadi tantangan kami adalah produk yang dihasilkan dapat cepat tersebar luas selain lokasi wisata seperti Baloga yang bisa telah bekerjasama dan menyediakan tempat berupa rumah Atsiri dengan DIKST UB," ujarnya dalam bincang dan obrolan santai bareng media (Bonsai) di Baloga, Batu, Malang Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua Institut Atsiri UB, Prof.Dr.Drs.Warsito,MS mengungkapkan keberhasilan dalam peluncuran produk kali ini sebagai langkah maju yang juga merupakan kerja keras dari peneliti, universitas dan pihak swasta termasuk Batu Love Garden (BALOGA).

“Semua berperan penting dalam proses ini dan menjadi langkah sangat maju dalam mewujudkan hilirisasi berbasis tehnologi dalam bentuk personal care,” singkatnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, AH Sugiharto, Jumat (17/4).

Dias Satria, S.E., M.App.Ec., Ph.Kepala Pusat Informasi dan Transfer Tehnologi yang berada di bawah naungan DIKST mengaku produk BOUMI merupakan langkah penting sejak dilakukan kerja sama dengan Martatilaar dimana UB terjun dalam menyiapkan personal care dari sabun, minyak rambut hingga hand sanitizer.

“Tentu saja dari penelitian yang sangat lama melibatkan penelitian ahli di bidangnya akhirnya diluncurkan produk ini dan diharapkan dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat dan selanjutnya akan dipasarkan secara luas melalui Badan Layanan Umum (BLU) UB untuk memasarkannya,” ringkas Dias.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire