Desa Wisata Penglipuran gelar pementasan Barong Landung
Ditengah semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Desa Wisata Penglipuran yang berada di Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali kembali menegaskan posisinya sebagai desa adat yang menjunjung tinggi toleransi.

Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.
Sumber foto: Eko Sulestyono/elshinta.com.
Ditengah semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Desa Wisata Penglipuran yang berada di Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali kembali menegaskan posisinya sebagai desa adat yang menjunjung tinggi toleransi.
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2026, desa yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia ini akan menggelar pementasan spektakuler Barong Landung di sepanjang jalan utama desa pada Minggu, 15 Februari 2026, pukul 10.00 WITA sampai dengan selesai.
Acara yang mengusung tajuk Special Chinese New Year Cultural Attraction ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah pernyataan budaya bahwa perbedaan dapat menjadi kekuatan pemersatu.
Barong Landung, salah satu ikon seni pertunjukan Bali, dipilih sebagai simbol akulturasi dan keseimbangan menggambarkan perbedaan yang saling melengkapi dan keterbukaan terhadap keberagaman.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pariwisata bukan hanya tentang kunjungan, tetapi juga tentang nilai-nilai luhur. Bagaimana budaya dijaga, dihormati, dan dibagikan kepada dunia,” kata Wayan Sumiarsa selaku Manajemen Desa Wisata Penglipuran, Rabu (18/2).
“Perayaan Imlek di Desa Wisata Penglipuran adalah wujud nyata harmoni yang hidup di tengah masyarakat kami,” tegasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Eko Sulestyono, Kamis (19/2).
Pementasan yang akan berlangsung di sepanjang jalan utama ini dipersembahkan secara gratis untuk masyarakat dan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Suasana jalan desa yang tertata rapi dan asri akan menjadi panggung terbuka bagi interaksi budaya yang hangat dan penuh makna.
Di sini, tradisi Bali berpadu dengan semangat perayaan Imlek, menciptakan pengalaman autentik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Sebagai desa wisata yang telah mendapat pengakuan dari UN Tourism, Penglipuran terus berkomitmen untuk menjadi model desa berbasis budaya yang berkelanjutan.
Perayaan Imlek dengan Barong Landung ini menjadi salah satu langkah nyata untuk memperkuat citra tersebut, sekaligus mengundang dunia untuk menyaksikan langsung keindahan harmoni dalam keberagaman.
Masyarakat luas dan wisatawan diundang untuk hadir dan merasakan suasana Imlek yang sarat makna di Desa Wisata Penglipuran. Datanglah, saksikan, dan jadilah bagian dari perayaan yang mempersatukan.




