BBM aman untuk perjalanan mudik
Memilih jenis BBM aman untuk perjalanan mudik sangat krusial guna menjaga performa mesin tetap optimal dan mematuhi standar emisi Euro 4 bagi kendaraan modern.

Ini rekomendasi BBM yang tepat untuk jenis kendaraanmu. (Sumber: AI Generated Image)
Ini rekomendasi BBM yang tepat untuk jenis kendaraanmu. (Sumber: AI Generated Image)
Perjalanan mudik merupakan tradisi yang menuntut kesiapan fisik maupun kendaraan karena kebutuhan untuk melakukan perjalanan jauh. Apalagi saat ini telah memasuki bulan Ramadan mendekati musim mudik Lebaran 2026. Salah satu aspek paling penting sebagai persiapan namun kerap terabaikan adalah pemilihan bahan bakar untuk kendaraan. Memastikan penggunaan BBM aman untuk perjalanan mudik itu berarti tentang kecocokan spesifikasi bahan bakar dengan karakteristik mesin.
Pemilihan oktan yang tepat akan menentukan apakah kendaraan mampu melintasi jalur menanjak dan kemacetan panjang dengan lancar atau justru mengalami kendala teknis di tengah jalan.
Penyesuaian tingkat oktan dengan spek mesin
Bahan bakar minyak atau BBM memiliki tingkatan oktan yang diukur melalui Research Octane Number (RON). Angka ini menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diterima bahan bakar sebelum terbakar secara spontan di dalam ruang bakar.
Setiap kendaraan memiliki kebutuhan oktan yang berbeda-beda, yang biasanya ditentukan oleh rasio kompresi mesin dan teknologi emisi yang diusung oleh produsen.
Secara teknis, proses pembakaran terjadi ketika piston bergerak ke atas untuk mengompresi campuran udara dan bahan bakar. Pada titik tertentu, busi akan memercikkan api untuk memicu ledakan yang mendorong piston kembali ke bawah.
Jika angka oktan terlalu rendah bagi mesin kompresi tinggi, campuran bahan bakar akan meledak lebih awal sebelum busi menyala akibat tekanan suhu yang tinggi. Fenomena ini dikenal sebagai knocking atau mesin mengelitik, yang jika dibiarkan dapat merusak komponen piston dan menurunkan efisiensi bahan bakar selama perjalanan mudik.
Angka oktan yang terlalu tinggi di atas rekomendasi juga bukan pilihan yang bijak. Jika mesin dengan kompresi rendah dipaksakan menggunakan BBM beroktan sangat tinggi, bahan bakar tersebut akan sulit terbakar secara sempurna karena tidak mencapai suhu dan tekanan yang diperlukan.
Akibatnya, sisa bahan bakar yang tidak terbakar akan mengendap dan menjadi kerak karbon di ruang bakar, serta berisiko masuk ke dalam saluran oli (fuel dilution) yang dapat menurunkan kualitas pelumasan mesin.
Panduan pemilihan BBM berdasarkan kendaraan pribadi
Seiring dengan perkembangan regulasi lingkungan di Indonesia, standar emisi kendaraan terus ditingkatkan. Hal ini berdampak langsung pada jenis BBM yang diwajibkan oleh produsen. Berikut adalah panduan umum untuk menentukan jenis BBM yang tepat:
- Kendaraan keluaran di bawah tahun 2010: Umumnya masih dirancang dengan teknologi mesin sederhana dan rasio kompresi rendah. Kendaraan pada era ini relatif aman menggunakan RON 88 atau RON 90 (Pertalite).
- Kendaraan tahun 2010 hingga 2018: Kendaraan pada rentang tahun ini mulai mengadopsi teknologi injeksi yang lebih presisi. Disarankan menggunakan minimal RON 90 atau lebih tinggi untuk menjaga kebersihan ruang bakar.
- Kendaraan keluaran Oktober 2018 ke atas: Sejak berlakunya regulasi Euro 4 di Indonesia, kendaraan baru diwajibkan menggunakan BBM minimal RON 91 atau 92 (seperti Pertamax atau setara). Penggunaan RON 90 pada kendaraan ini sangat tidak disarankan karena dapat merusak komponen sensor emisi dan mengugurkan garansi mesin.
- Kendaraan dengan kompresi tinggi dan turbo: Mesin modern dengan rasio kompresi di atas 10:1 atau yang dilengkapi turbocharger wajib menggunakan RON 95 (seperti Pertamax Turbo atau setara) untuk mencegah kerusakan mesin akibat suhu panas ekstrem.
BBM aman untuk mobil selama mudik
Bagi pengguna mobil, beban kendaraan saat mudik biasanya meningkat karena membawa penumpang penuh dan barang bawaan di bagasi. Kondisi ini membuat mesin bekerja lebih keras. Menggunakan BBM dengan oktan yang sesuai rekomendasi pabrik akan memastikan torsi mesin keluar secara maksimal tanpa hambatan.
Mobil keluaran terbaru (pasca-2018) sangat bergantung pada kandungan aditif yang ada dalam BBM oktan tinggi untuk menjaga kebersihan katup dan ruang bakar.
Jika menggunakan mobil MPV atau SUV modern untuk mudik, pastikan tangki terisi dengan RON 92 ke atas guna menjamin efisiensi termal yang lebih baik, sehingga konsumsi bahan bakar justru bisa menjadi lebih irit meskipun menempuh jarak jauh.
BBM aman untuk sepeda motor
Pengendara motor juga harus cermat dalam memilih bahan bakar, terutama bagi mereka yang menggunakan motor matik atau motor sport berpendingin cairan. Motor modern saat ini memiliki ruang bakar yang sangat kompak dengan suhu operasional yang tinggi.
Jika motor keluaran tahun 2019 ke atas dipaksakan menggunakan Pertalite saat mudik, risiko mesin cepat panas (overheat) menjadi lebih besar. Disarankan untuk mengikuti stiker petunjuk penggunaan bahan bakar yang biasanya tertempel di dekat tangki atau melihat buku manual.
Menggunakan oktan yang tepat pada motor akan membuat tarikan gas lebih responsif, yang sangat diperlukan saat harus menyalip kendaraan besar di jalur antarprovinsi.
Dampak positif penggunaan oktan yang sesuai
Mengikuti rekomendasi produsen dalam memilih BBM memberikan manfaat jangka panjang bagi pemilik kendaraan. Beberapa dampak positifnya antara lain:
- Menghindari kerusakan piston: Pembakaran yang sempurna mencegah terjadinya lubang atau keretakan pada kepala piston akibat ledakan prematur.
- Menjaga kebersihan mesin: BBM oktan tinggi umumnya dilengkapi dengan detergen pembersih yang meminimalisir tumpukan karbon di ruang bakar.
- Efisiensi konsumsi bahan bakar: Dengan pembakaran yang optimal, setiap tetes bahan bakar diubah menjadi tenaga secara maksimal, sehingga jarak tempuh per liter menjadi lebih jauh.
- Memenuhi standar emisi: Gas buang menjadi lebih ramah lingkungan, sesuai dengan standar Euro 4 yang membantu mengurangi polusi udara selama musim mudik.
Pastikan selalu memeriksa kondisi kendaraan dan memilih BBM aman untuk perjalanan mudik di SPBU resmi/tepercaya sepanjang jalur perjalanan.
Langkah bijak menjaga kesehatan mesin jangka panjang
Memahami kaitan spesifikasi mesin dengan angka oktan adalah kunci utama untuk memastikan kenyamanan berkendara hingga ke kampung halaman. Dengan disiplin menggunakan jenis BBM aman untuk perjalanan mudik yang sesuai dengan tahun keluaran serta rasio kompresi kendaraan turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui emisi gas buang yang lebih rendah.
Ketepatan dalam memilih bahan bakar merupakan investasi agar performa kendaraan tetap prima, irit, dan responsif dalam menghadapi berbagai medan perjalanan selama periode mudik lebaran.




