Top
Begin typing your search above and press return to search.

Akhirnya, Bobby Nasution beberkan alasan bantuan Rp1 juta per jamaah haji tidak jadi cair

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution akhirnya mengungkap alasan bantuan tambahan uang saku sebesar sekitar Rp1 juta per jamaah haji Sumatera Utara tahun 2026 belum dapat disalurkan.

Akhirnya, Bobby Nasution beberkan alasan bantuan Rp1 juta per jamaah haji tidak jadi cair
X

Bobby Nasution saat menghadiri acara Halalbihalal dan Tepung Tawar Jemaah Calon Haji Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (20/4/2026).(Diskominfo Pemprov Sumut)

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution akhirnya mengungkap alasan bantuan tambahan uang saku sebesar sekitar Rp1 juta per jamaah haji Sumatera Utara tahun 2026 belum dapat disalurkan.

Padahal, anggaran tersebut, menurut Bobby, sebenarnya telah disiapkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk seluruh jamaah haji tahun ini.

Penjelasan itu disampaikan Bobby saat melepas keberangkatan Kloter 2 Jemaah Haji Embarkasi Medan asal Kabupaten Langkat di Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, Rabu (22/4/2026) malam.

Dalam kesempatan itu, Bobby hadir mendampingi Komisi VIII DPR RI bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumut, Zulkifli Sitorus.

“Kami sebenarnya ingin memberikan tambahan uang saku kepada seluruh jamaah haji Sumatera Utara tahun ini yang sudah kami anggarkan. Kalau dirupiahkan, sekira Rp1.000.000 per jamaah,” ujar Bobby di hadapan para calon tamu Allah.

Namun, kata Bobby, rencana tersebut belum dapat direalisasikan setelah adanya saran dari Komisi Pemberantasan Korupsi agar penganggaran tersebut ditinjau kembali, terutama terkait nomenklatur dan kesamaan substansi dengan komponen living cost yang telah diberikan oleh Kementerian Haji.

“Karena pada saat itu penganggarannya hampir sama dengan living cost yang diberikan oleh Kementerian Haji. Menunya hampir sama seperti living cost juga. Jadi kami waktu itu disarankan oleh KPK kalau boleh agak direvisi sedikit,” katanya.

Atas pertimbangan tersebut, Pemprov Sumut memutuskan menunda penyaluran bantuan tersebut pada musim haji tahun ini. Bobby pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah atas belum terealisasinya tambahan biaya yang telah direncanakan.

“Jadi mohon maaf kalau tahun ini belum bisa kami berikan. Insya Allah tahun depan,” ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Kamis (23/4).

Meski demikian, Bobby berharap niat baik pemerintah provinsi itu tetap bernilai ibadah dan InsyaAllah digantikan dengan kelancaran pelaksanaan ibadah haji seluruh jamaah.

“Walaupun belum diterima tahun ini, apa yang rencana akan diberikan itu digantikan oleh Allah SWT kepada seluruh para jamaah menjadi kelancaran ibadah, sehat walafiat hingga kembali ke Sumatera Utara nanti,” tuturnya.

Suasana pelepasan Kloter 2 berlangsung khidmat dan penuh haru. Para jamaah yang berasal dari Kabupaten Langkat tampak mengikuti prosesi dengan tertib, didampingi keluarga yang mengantar hingga ke asrama haji. Juga hadir Bupati Langkat Syah Afandin.

Doa dan harapan mengiringi keberangkatan mereka menuju Tanah Suci.

Bobby juga berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah, serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur.

Ia turut mendoakan agar Sumatera Utara senantiasa berada dalam kondisi aman, kondusif, dan dijauhkan dari segala bencana

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire