Dubes RI: WNI di Iran masih aman meski serangan AS-Israel terus berlanjut
Komunikasi rutin dengan WNI di Tehran dan Qom pastikan keselamatan tetap terjaga.

Sumber foto: Antara
Sumber foto: Antara
Warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Iran masih dalam kondisi aman, meski konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus berlangsung. KBRI di Tehran terus memantau keadaan dan berkomunikasi langsung dengan WNI di berbagai kota.
Menurut Duta Besar RI untuk Iran, Ronliansyah Soemirat, hingga kini situasi di kota-kota yang dihuni WNI relatif aman.
“Saya masih bisa berkomunikasi dengan WNI di berbagai kota. Mereka tidak merasa terancam,” ujarnya saat wawwncara dengan Radio Elshinta, Minggu (1/3/2026) malam.
Data KBRI menunjukkan ada 329 WNI terdaftar resmi, termasuk pelajar dan pekerja di Tehran, Qom, dan kota lain. Dubes Ronliansyah menekankan pentingnya komunikasi rutin agar pemerintah bisa memantau situasi secara langsung.
Konflik di Iran meningkat setelah serangan udara Amerika Serikat dan Israel menargetkan beberapa lokasi di Tehran dan kota lain. Iran pun membalas serangan tersebut. Meski situasi tegang, laporan dari WNI menunjukkan tidak ada ancaman langsung terhadap keselamatan mereka.
KBRI Tehran terus memetakan area rawan untuk memberi informasi yang akurat kepada pemerintah di Jakarta. Hal ini menjadi dasar keputusan bila ada langkah evakuasi.
Terkait rencana evakuasi, Dubes Ronliansyah menegaskan pemerintah memilih pendekatan hati-hati dan terukur.
“Kebijakan yang diambil adalah yang paling tepat, bukan yang paling cepat,” ujarnya. Evakuasi akan dilakukan jika benar-benar aman dan sesuai kondisi di lapangan.
Dubes juga mengakui beberapa gangguan komunikasi di Iran akibat konflik. WNI diimbau mengikuti informasi resmi KBRI dan berhati-hati dalam aktivitas di luar rumah.
KBRI Tehran terus melaporkan perkembangan kepada pemerintah pusat, sehingga setiap perubahan situasi bisa segera ditindaklanjuti untuk menjaga keselamatan WNI.
“WNI di Iran tetap aman. Kami terus memantau dan memberi panduan agar mereka tetap selamat,” kata Dubes Ronliansyah.
Rama Pamungkas




