Top
Begin typing your search above and press return to search.

IAEA: Tak ada kenaikan radiasi di negara tetangga Iran

Badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Senin (2/3) menyatakan tidak terdeteksi adanya peningkatan tingkat radiasi di negara-negara yang berbatasan dengan Iran setelah serangan militer baru-baru ini, namun mengingatkan bahwa situasi yang ada tetap sangat mengkhawatirkan.

IAEA: Tak ada kenaikan radiasi di negara tetangga Iran
X

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Senin (2/3) menyatakan tidak terdeteksi adanya peningkatan tingkat radiasi di negara-negara yang berbatasan dengan Iran setelah serangan militer baru-baru ini, namun mengingatkan bahwa situasi yang ada tetap sangat mengkhawatirkan.

Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional Rafael Mariano Grossi menyampaikan kepada Dewan Gubernur bahwa tingkat radiasi di negara-negara tetangga Iran masih berada dalam batas normal.

“Tidak ada indikasi bahwa instalasi nuklir mana pun, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, Reaktor Riset Teheran, maupun fasilitas lain dalam siklus bahan bakar nuklir, mengalami kerusakan atau terkena serangan,” kata Grossi.

Ia menyebutkan bahwa Pusat Insiden dan Darurat IAEA beroperasi dengan tim khusus untuk memantau perkembangan. Namun, komunikasi dengan otoritas pengawas nuklir Iran hingga kini belum pulih.

Grossi memperingatkan bahwa keberadaan pembangkit listrik tenaga nuklir dan reaktor riset di seluruh kawasan meningkatkan risiko keselamatan di tengah eskalasi militer yang sedang berlangsung.

“Karena itu, kami mendesak upaya penahanan diri secara maksimal dalam seluruh operasi militer,” ujarnya, seraya menegaskan kembali bahwa serangan bersenjata terhadap fasilitas nuklir tidak boleh terjadi.

Ia menggambarkan situasi tersebut sebagai sangat mengkhawatirkan dan memperingatkan bahwa kemungkinan terjadinya pelepasan radiasi dengan konsekuensi serius tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan.

Grossi menekankan bahwa penyelesaian yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui dialog.

“Diplomasi memang sulit, tetapi tidak pernah mustahil,” tambahnya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire