Top
Begin typing your search above and press return to search.

Jadi tuan rumah APEC 2026, China akan ubah rencana jadi tindakan nyata

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengungkapkan negaranya sebagai tuan rumah Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2026 ingin benar-benar merealisasikan rencana dalam organisasi tersebut menjadi aksi nyata.

Jadi tuan rumah APEC 2026, China akan ubah rencana jadi tindakan nyata
X

Menlu Wang Yi menjawab dalam konferensi pers soal "Kebijakan diplomasi dan hubungan luar negeri China" di Beijing, China pada Minggu (8/3/2026). (ANTARA/Desca Lidya Natalia).

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengungkapkan negaranya sebagai tuan rumah Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2026 ingin benar-benar merealisasikan rencana dalam organisasi tersebut menjadi aksi nyata.

"Sebagai tuan rumah yang baik, seluruh pekerjaan China sepanjang tahun akan berfokus pada satu hal yaitu mengubah pembangunan komunitas Asia Pasifik dari rencana menjadi tindakan, dari cetak biru menjadi kenyataan," kata Menlu Wang Yi menjawab dalam konferensi pers soal "Kebijakan diplomasi dan hubungan luar negeri China" di Beijing, China pada Minggu.

China menjadi tuan rumah APEC 2026 dengan tema besar "Membangun Komunitas Asia-Pasifik untuk Kemakmuran Bersama". Puncak pertemuan direncanakan pada November 2026 di Shenzhen, provinsi Guangdong.

"Konsep komunitas Asia Pasifik telah diajukan selama beberapa dekade, tetapi konsep ini tidak boleh berhenti di atas kertas dan tidak boleh terbatas pada tataran visi semata. Kami berharap dapat menemukan jawabannya di Shenzhen, menghimpun konsensus semua pihak," ungkap Wang Yi.

Pertemuan puncak APEC 2026 diharapkan dapat memperjelas bidang-bidang prioritas dan mengemukakan langkah-langkah yang layak dijalankan sehingga pembangunan komunitas Asia Pasifik menjadi konsensus bersama dan praktik hidup masyarakat kawasan.

"APEC Shenzhen akan berfokus pada tiga bidang prioritas utama, yakni keterbukaan, inovasi, dan kerja sama, untuk kembali memperjelas arah kerja sama Asia Pasifik yang sedang berada di persimpangan jalan dan sekali lagi menghimpun kekuatan," ungkap Wang Yi.

Wang Yi menyebut China akan membangun pilar-pilar utama bagi pembangunan komunitas Asia Pasifik, mengoordinasikan berbagai jalur menuju Kawasan Perdagangan Bebas Asia Pasifik maupun merencanakan pengaturan yang bagi konektivitas regional.

"Selain itu kami giat mendorong tiga transformasi besar yaitu digitalisasi, kecerdasan buatan, dan lingkungan. Sepanjang tahun ini kami akan menyelenggarakan lebih dari 300 kegiatan di banyak kota dan provinsi dan semua anggota APEC akan memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi," tambah Wang Yi.

China sudah tiga kali menjadi tuan rumah yaitu pada 2021 di Shanghai, 2014 di Beijing dan 2026 di Shenzen.

"Selama 25 tahun terakhir, APEC telah menempuh perjalanan penuh tantangan dan pasang surut kerja sama regional, sekaligus menyaksikan bahwa niat awal China dan Asia Pasifik untuk berjalan bersama tidak pernah berubah," ungkap Wang Yi.

Shenzhen, kata Wang Yi, adalah jendela penting reformasi dan keterbukaan China, etalase yang cemerlang bagi sosialisme khas China dan garda depan inovasi Kawasan Guangdong–Hong Kong–Makau.

"Kami bersedia bersama semua pihak mendorong APEC kembali berangkat dari Shenzhen dan berlayar lagi menuju tujuan komunitas Asia Pasifik," tambah Wang Yi.

APEC merupakan forum kerja sama antara 21 entitas ekonomi di lingkar Samudera Pasifik yang berdiri pada 1989.

Anggota-anggota APEC adalah Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hong Kong-China, Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Filipina, Peru, Papua Nugini, Russia, Singapura, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam.

Kerja sama di APEC merupakan kerja sama non-politis, ditandai dengan keanggotaan Hong Kong dan Taiwan. Anggota APEC disebut "ekonomi" mengingat setiap anggota saling berinteraksi sebagai entitas ekonomi, dan bukan sebagai negara.

Tujuan utama APEC ini tertuang pada dokumen visi jangka Panjang APEC Putrajaya Vision 2040, yang disepakati pada 2020. Visi ini menggantikan Bogor Goals yang telah menjadi visi jangka panjang APEC sejak tahun 1994.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire