Top
Begin typing your search above and press return to search.

Lebih dari 70 negara ikut Pusat Komando Sipil-Militer AS untuk Gaza

Lebih dari 70 negara ikut Pusat Komando Sipil-Militer AS untuk Gaza
X

Presiden Prabowo Subianto (keempat kiri) berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (ketiga kanan) saat KTT Dewan Perdamaian (BoP) di Donald J. Trump US Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026). Pada KTT BoP itu Indonesia menyatakan kesiapan untuk berkontribusi pada International Stabilization Force (ISF) serta mendukung rekonstruksi dan stabilisasi jangka panjang Gaza. /ANTARA FOTO/HO-Setpres/hma/wpa.

Lebih dari 70 negara turut ambil bagian dalam Pusat Komando Sipil-Militer Amerika Serikat (AS) untuk Jalur Gaza, kata Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mike Waltz, Kamis (19/2).

“Lebih dari 70 negara kini berpartisipasi dalam pusat komando sipil-militer kami, dan berikut hasilnya,” ujar Waltz dalam pertemuan perdana Board of Peace (Dewan Perdamaian) di United States Institute of Peace (Institut Perdamaian AS) di Washington.

Waltz mengatakan bantuan kemanusiaan ke Gaza meningkat secara signifikan. Ia menyebutkan sebanyak 4.200 truk bantuan telah memasuki wilayah Palestina setiap pekan selama 13 pekan berturut-turut. Menurutnya, periode itu merupakan rentang terpanjang penyaluran bantuan skala besar ke Jalur Gaza dalam beberapa tahun terakhir.

“Pengalihan bantuan turun signifikan dibandingkan sebelum gencatan senjata, dengan kurang dari 1 persen yang dialihkan pada bulan ini,” kata Waltz.

Ia menambahkan bahwa hingga Februari, persentase rumah tangga yang mengalami kelaparan parah menurun dari sekitar 30 persen menjadi satu persen. Ketersediaan air minum meningkat dua kali lipat, sementara angka malnutrisi anak berkurang hingga setengahnya.

“Kami menjangkau seluruh 2,1 juta warga Gaza dengan bantuan, meningkat lima kali lipat dibandingkan tingkat pengiriman sebelum gencatan senjata,” ujar Waltz.

Pada Januari, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dan mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire