Top
Begin typing your search above and press return to search.

Petugas Landis siap kawal ibadah Jemaah Haji Lansia di Madinah

Petugas Landis siap kawal ibadah Jemaah Haji Lansia di Madinah
X

Petugas Haji untuk jemaah lansia, di Madinah, April 2026

Kementerian Haji dan Umrah terus berupaya mewujudkan visi Tri Sukses Haji, khususnya Sukses Ritual, dengan memberikan pelayanan maksimal bagi jemaah haji Indonesia. Kehadiran petugas Tugas dan Fungsi Layanan Lansia dan Disabilitas (Tusi Landis) menjadi wujud nyata dari komitmen penyelenggaraan haji yang inklusif.

"Dalam rangka memaksimalkan pelayan kepada jamaah haji Indonesia, Kemenhaj membentuk kelompok tugas yang fokus melayani jamaah haji lansia dan disabilitas dengan tagline ramah lansia," ujar Petugas Tusi Landis Sektor 1 Madinah, M. Rudini, Jumat (24/4/2026).

Layanan paripurna ini langsung diberikan sejak jemaah gelombang pertama menginjakkan kaki di Madinah maupun saat gelombang kedua tiba di Makkah. Petugas bersiaga menyambut dan memastikan keamanan fisik jemaah yang memiliki keterbatasan agar tidak kelelahan.

"Pada saat jamaah haji datang, kita membantu menurunkan dari bus, memastikan turun dengan selamat, hingga menghantarkan masuk ke dalam kamarnya sendiri untuk istirahat," kata Rudini menjelaskan prosedur kedatangan.

Tidak hanya urusan akomodasi, petugas Landis juga berkomitmen memberikan edukasi dan pendampingan ibadah sehari-hari agar jemaah dapat beribadah dengan aman dan sesuai syariat. Pelayanan ini sangat membantu, terutama bagi jemaah berkebutuhan khusus.

"Rangkaian ibadah itu kita dampingi. Apabila jamaah seperti tuna netra ingin beribadah di Masjid Nabawi, kita akan tuntun kursi rodanya dari keluar hotel sampai dengan selesai dan kembali ke hotel lagi," tuturnya.

Untuk menjaga kondisi kesehatan jemaah di pemondokan, sinergi lintas sektoral terus dilakukan secara berkala. Jemaah diedukasi untuk selalu berkoordinasi dengan petugas jika mengalami kendala kesehatan.

"Tim Landis beserta tim Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH) akan melaksanakan visitasi reguler mengecek keadaan jemaah di hotel, bekerjasama dengan ketua rombongan dan tenaga kesehatan (TKHI)," ungkap Rudini.

Menjelang puncak haji, pendataan dan persiapan pergerakan jemaah lansia serta disabilitas menjadi prioritas utama untuk memastikan keselamatan mereka. Seluruh jemaah akan dikawal ketat agar terhindar dari disorientasi atau kelelahan ekstrem.

"Sekitar tanggal 6 atau 7 Dzulhijjah, kita akan ada pergeseran jemaah. Kita akan bantu pendorongannya, kawal, dan dampingi sampai nanti di Makkah Al-Mukarramah untuk melaksanakan Armuzna," pungkasnya.

Bhery Hamzah/Ter

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire