Top
Begin typing your search above and press return to search.

Wakil Panglima TNI dampingi Menhan kunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo

Wakil Panglima TNI dampingi Menhan kunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo
X

Wakil Panglima TNI Jend Tandyo Budi R mendampingi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo, Minggu (11/1/2026) 

Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi R mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo, Bosnia Herzegovina, Minggu (11/1/2026).

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda bilateral Indonesia–Bosnia dan Herzegovina, khususnya dalam penguatan kerja sama pertahanan kedua negara, demikian dikutip dari keteranga tertulis yang diterima Elshinta, Selasa (13/1/2026).

Masjid Soeharto, yang juga dikenal sebagai Masjid Istiqlal Sarajevo, memiliki nilai historis kuat dalam hubungan Indonesia dan Bosnia dan Herzegovina.

Seperti diketahui, masjid ini dibangun atas prakarsa Pemerintah Republik Indonesia sebagai simbol dukungan moral, kemanusiaan, dan solidaritas bangsa Indonesia kepada masyarakat Bosnia pascaperang pada dekade 1990-an.

Kehadiran Menhan RI dan Wakil Panglima TNI di masjid tersebut menegaskan kesinambungan hubungan historis kedua negara, sekaligus mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam membangun persahabatan lintas bangsa yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan perdamaian.

Wakil Panglima TNI menegaskan bahwa Masjid Soeharto bukan sekadar simbol sejarah, tetapi juga pengingat akan peran Indonesia dalam mendukung stabilitas dan rekonsiliasi Bosnia dan Herzegovina.

“Masjid Soeharto adalah simbol nyata persahabatan dan solidaritas Indonesia dengan Bosnia dan Herzegovina. Kehadiran kami di sini menegaskan bahwa komitmen Indonesia tidak hanya pada kerja sama pertahanan, tetapi juga pada nilai kemanusiaan, perdamaian, dan stabilitas kawasan,” ujar Wakil Panglima TNI.

Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa kerja sama Indonesia–Bosnia dan Herzegovina tidak terbatas pada aspek militer semata, namun juga mencakup kontribusi aktif dalam menjaga perdamaian, mempererat hubungan antarbangsa, serta membangun kemitraan strategis yang berkelanjutan. (Roh/Ter)

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire