Top
Begin typing your search above and press return to search.

Inggris tegaskan tak akan kompromi soal keamanan nasional

Inggris menekankan, Selasa, bahwa mereka "tidak akan pernah berkompromi" dalam hal keamanan nasional, dengan menolak pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengkritik rencana mereka untuk menyerahkan kedaulatan sekelompok kecil pulau di Samudera Hindia kepada Mauritius.

Inggris tegaskan tak akan kompromi soal keamanan nasional
X

Sumber foto: www.bbc.com/elshinta.com.

Inggris menekankan, Selasa, bahwa mereka "tidak akan pernah berkompromi" dalam hal keamanan nasional, dengan menolak pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengkritik rencana mereka untuk menyerahkan kedaulatan sekelompok kecil pulau di Samudera Hindia kepada Mauritius.

"Inggris tidak akan pernah berkompromi dalam hal keamanan nasional kami," kata juru bicara pemerintah dalam sebuah pernyataan setelah Trump menyebut kesepakatan Kepulauan Chagos sebagai "tindakan yang sangat bodoh."

Juru bicara tersebut mengatakan: "Kami bertindak karena pangkalan Inggris di Diego Garcia (salah satu Kepulauan Chagos) terancam setelah keputusan pengadilan melemahkan posisi kami dan akan mencegahnya beroperasi seperti yang direncanakan di masa mendatang."

Mei lalu, Inggris menandatangani kesepakatan yang menyerahkan kedaulatan Kepulauan Chagos kepada Mauritius sebagai imbalan untuk mengamankan pangkalan militer Inggris-AS yang strategis.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, negara Afrika Timur itu memperoleh kendali atas Kepulauan Chagos dari Inggris, memungkinkan AS dan Inggris untuk terus mengoperasikan pangkalan militer Diego Garcia yang strategis selama 99 tahun ke depan.

Tahun lalu, Perdana Menteri Keir Starmer memperingatkan bahwa tanpa persetujuan kesepakatan, kondisi hukum akan membuat mereka tak mampu mencegah China atau negara lain -- dengan China termasuk yang telah menggelar latihan bersama di dekat pangkalan -- mendirikan pangkalan mereka sendiri di pulau-pulau terluar.

"Kesepakatan ini mengamankan operasi pangkalan gabungan AS-Inggris di Diego Garcia untuk generasi mendatang, dengan ketentuan yang kuat untuk menjaga kemampuan uniknya tetap utuh dan mencegah musuh kita masuk," kata juru bicara tersebut.

Pernyataan itu juga menyebutkan bagaimana kesepakatan tersebut telah disambut baik secara publik oleh AS, Australia, Kanada, dan Selandia Baru, serta mitra internasional lainnya termasuk India, Jepang, dan Korea Selatan.

Pada awal abad ke-19, Inggris mengambil alih pulau-pulau tersebut setelah penyerahan pasukan Prancis.

Mauritius dan wilayah dependensinya, termasuk Kepulauan Chagos, secara resmi diproklamasikan sebagai koloni Inggris pada 1814 berdasarkan Perjanjian Paris.

Kepulauan Chagos dipisahkan dari Mauritius pada 1965 oleh Inggris. Mauritius memperoleh kemerdekaan pada 1968.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire