Top
Begin typing your search above and press return to search.

EEJML 2026 diluncurkan, petakan jalur mudik Jawa–Sumatera

Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran (EEJML) menelusuri jalur mudik untuk memantau kondisi jalan, rest area, serta titik rawan macet jelang Lebaran 2026

EEJML 2026 diluncurkan, petakan jalur mudik Jawa–Sumatera
X

Tim Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran EEMJL 2026 dilepas pagi ini di Gedung Korlantas Polri Jakarta, Jumat (6/3/2026). Foto : Tim Radio Elshinta

Jelang mudik Lebaran 2026, Radio Elshinta kembali menghadirkan program Ekspedisi Elshinta Jelang Mudik Lebaran (EEJML) yang telah berlangsung selama 17 tahun. Melalui program ini, tim akan mengecek kondisi jalan, rest area, serta titik rawan kemacetan sebagai panduan bagi calon pemudik dalam menentukan jalur dan waktu perjalanan.

Tim EEJML 2026 semula dijadwalkan dilepas oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. Namun karena adanya agenda mendadak bersama Kapolri, pelepasan tim dilakukan oleh Dirgakum Korlantas Polri Brigjen Faisal di Gedung Korlantas Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Acara pelepasan tim juga dihadiri Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan, serta perwakilan dari PT Jasa Marga dan PT Jasa Raharja dan pejabat instansi lainnya.




Seperti tahun-tahun sebelumnya, dua tim akan diterjunkan selama tujuh hari, mulai 6 hingga 12 Maret 2026. Ekspedisi ini menggunakan kendaraan yang didukung Citroen Indonesia, dengan pengemudi dari Indorent.

Tim Lintas Jawa yang terdiri dari Awaluddin Marifatullah dan Arie Dwi P akan menelusuri rute Jakarta–Surabaya melalui jalur Pantura dan Tol Trans Jawa. Dalam perjalanan kembali, tim akan memantau jalur selatan atau Lintas Selatan untuk melihat kondisi terkini jalur alternatif.

Sementara itu, Tim Lintas Sumatera yang diperkuat M. Irza Farel dan Farens Excel bergerak dari Jakarta menuju Palembang melalui Merak–Bakauheni dan Jalan Lintas Sumatera. Dari Palembang, tim melanjutkan perjalanan ke jalur Lintas Tengah menuju Lahat, sebelum kembali ke Jakarta melalui Martapura, Baturaja, Lampung, dan Bakauheni.

Pemerintah mencatat, jumlah pemudik pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143 juta orang. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18–20 Maret, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 23–24 Maret serta 27–28 Maret.

Project Officer EEJML Robby Hatibie mengatakan, ekspedisi ini bertujuan menghadirkan temuan lapangan secara langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan temuan lapangan yang real. Kami memberikan opsi jalur alternatif yang sudah teruji serta informasi fasilitas yang bisa dimanfaatkan pemudik di sepanjang rute,” kata Robby.

Ia berharap setiap laporan yang disajikan tim di lapangan dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar.

“Tim Ekspedisi Elshinta akan menjadi advance untuk membaca situasi jalur mudik. Masyarakat bisa terus memantau laporan tim dan juga berinteraksi langsung saat tim on air di Radio Elshinta setiap harinya,” tambahnya.

Laporan ekspedisi dapat diikuti secara real-time melalui Radio Elshinta, situs www.elshinta.com, aplikasi Ngetem, serta video pendek di Reels, TikTok, dan YouTube Shorts selama 6–12 Maret 2026. Pendengar dan netizen juga dapat berinteraksi atau mengajukan pertanyaan langsung kepada tim setiap harinya. (Nak/Rap)

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire