Top
Begin typing your search above and press return to search.

91,9 ribu warga terdampak bencana Aceh masih bertahan di pengungsian

Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh menyebutkan hingga hari ini sebanyak 91.962 jiwa dari 24.426 kepala keluarga (KK) terdampak banjir dan longsor Aceh masih bertahan di lokasi pengungsian sejak akhir November 2025 lalu.

91,9 ribu warga terdampak bencana Aceh masih bertahan di pengungsian
X

Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh menyebutkan hingga hari ini sebanyak 91.962 jiwa dari 24.426 kepala keluarga (KK) terdampak banjir dan longsor Aceh masih bertahan di lokasi pengungsian sejak akhir November 2025 lalu.

"Jumlah pengungsi tersebut tersebar di 988 titik pengungsian di berbagai kabupaten/kota terdampak bencana," kata Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh Murthalamuddin, di Banda Aceh, Senin.


Berdasarkan data Posko, secara keseluruhan, bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh berdampak pada 2.584.067 jiwa atau 670.826 KK. Dalam peristiwa tersebut, tercatat 561 orang meninggal dunia dan 30 orang dilaporkan hilang.


Untuk pengungsi, kata Murthala, yang masih bertahan terbanyak saat ini di Kabupaten Aceh Utara yakni mencapai 33.261 jiwa atau 9.242 KK yang tersebar di 210 titik pengungsian.

Kemudian Kabupaten Gayo Lues dengan 18.944 jiwa atau 5.571 KK di 7 titik, disusul Pidie Jaya sebanyak 14.794 jiwa (4.037 KK) yang tersebar di 38 titik pengungsian.


Sementara itu, Aceh Tamiang melaporkan 6.052 jiwa atau 707 KK pengungsi tersebar di 513 titik, disusul Aceh Tengah dengan 5.306 jiwa (1.075 KK) di 61 titik, serta Bireuen 4.897 jiwa (1.397 KK) di 59 titik pengungsian.

Wilayah lain yang masih mencatat pengungsian antara lain Aceh Timur 3.862 jiwa (1.056 KK) di 53 titik, Nagan Raya 2.472 jiwa (817 KK) di enam titik, serta Bener Meriah dengan 2.116 jiwa yang tersebar di 39 titik pengungsian.

"Adapun Kabupaten Pidie melaporkan 137 jiwa (30 KK) di dua titik dan Kota Lhokseumawe sebanyak 119 jiwa (37 KK)," ujarnya.

Di sisi lain, dari 18 kabupaten/kota terdampak bencana sebelumnya, tujuh daerah dilaporkan tidak lagi memiliki titik pengungsian, yakni Aceh Selatan, Subulussalam, Langsa, Aceh Barat, Aceh Singkil, Aceh Tenggara, dan Aceh Besar.

Murthala menegaskan seluruh unsur pemerintah bersama pihak terkait terus bekerja maksimal untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi, baik distribusi logistik serta lainnya.

"Distribusi logistik, layanan dapur umum, serta koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar kebutuhan pengungsi dapat terlayani dengan baik,” demikian Murthalamuddin.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire