Banyuwangi diterjang angin kencang belasan pohon tumbang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, melaporkan cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah tersebut, mengakibatkan pohon tumbang di 13 titik dan mengganggu arus lalu lintas.

Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Sumber foto: Antara/elshinta.com.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, melaporkan cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah tersebut, mengakibatkan pohon tumbang di 13 titik dan mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyuwangi, Partana di Banyuwangi, Kamis menyampaikan angin kencang terjadi mulai pukul 09.00 WIB.
"Salah satunya terjadi di ruas jalan nasional Kabat-Banyuwangi, pohon trembesi tumbang dan sempat mengganggu lalu lintas di ruas jalan nasional. Jalur nasional sempat terganggu, buka tutup, dan penanganan sudah kami lakukan, tidak sampai satu jam, tim berhasil membersihkan pohon tumbang tersebut," katanya.
Menurut Partana, pohon tumbang juga terjadi di wilayah selatan Banyuwangi, di antaranya di depan SMK Muhammadiyah Genteng, depan Universitas Islam Ibrahimy, dan di jalur nasional Genteng-Jember.
"Di Pesanggaran juga terjadi pohon tumbang, tim sudah kami bagi untuk melakukan penanganan pohon tumbang," katanya.
Sehari sebelumnya, pada Rabu (4/3) malam, juga terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Seperti yang terjadi di Kecamatan Tegalsari, angin kencang dilaporkan terjadi di Desa Tegalsari, Desa Tegalrejo, dan Desa Dasri.
Partana mengatakan terjangan angin kencang menyebabkan 57 rumah warga di wilayah tersebut mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat, termasuk akses jalan desa juga sempat terganggu.
"Hujan lebat disertai angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Desa Tegalsari, sampai menutup akses jalan," katanya.
"Angin kencang semalam juga melanda Desa Tamansari, Kecamatan Licin, mengakibatkan dua rumah rusak dan satu rumah tergenang air," katanya menambahkan




