Top
Begin typing your search above and press return to search.

BAZNAS beri layanan dukungan psikososial bagi siswa di Pidie Jaya, Aceh

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan layanan dukungan psikososial bagi para siswa penyintas banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

BAZNAS beri layanan dukungan psikososial bagi siswa di Pidie Jaya, Aceh
X

Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan layanan dukungan psikososial bagi para siswa penyintas banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Layanan dukungan psikososial tersebut dilaksanakan di dua sekolah terdampak, yakni SD Negeri 6 Simpang Tiga Meureudu Pidie Jaya dan MIN 1 Meureudu Pidie Jaya, dengan melibatkan fasilitator yang memberikan pendampingan secara terstruktur dan ramah anak.

Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum, Ph.D., yang didampingi Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional H. Achmad Sudrajat, Lc., MA., menegaskan, pendampingan psikososial merupakan kebutuhan mendesak bagi anak-anak korban bencana.

“Anak-anak adalah kelompok paling rentan ketika bencana terjadi. Tidak hanya kehilangan rasa aman, mereka juga mengalami guncangan psikologis yang jika tidak ditangani dengan baik, dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan mental dan emosional mereka,” ujar Mahdum saat ikut memberikan pendampingan psikososial di salah satu sekolah terdampak di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Haji Mahdum menyampaikan, layanan psikososial yang diberikan bertujuan membantu siswa mengelola trauma, kecemasan, serta rasa takut yang muncul akibat pengalaman bencana, sekaligus menumbuhkan kembali rasa aman dan percaya diri.

"Pendekatan yang digunakan bersifat edukatif dan partisipatif, melalui kegiatan bermain, diskusi kelompok, serta aktivitas kreatif yang disesuaikan dengan usia dan kondisi psikologis siswa," jelasnya.

Ia menilai, sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang pemulihan, sehingga pelaksanaan layanan psikososial di lingkungan sekolah diharapkan dapat membantu siswa kembali menjalani aktivitas belajar dengan lebih baik.

“Kami berharap sekolah bisa menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak, sehingga mereka dapat melanjutkan proses pendidikan tanpa dibayangi trauma akibat bencana,” katanya.

Haji Mahdum menambahkan, BAZNAS tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar, tetapi juga berkomitmen memastikan pemulihan mental dan emosional masyarakat terdampak, khususnya anak-anak.

"Kami dari BAZNAS akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dampak bencana di Pidie Jaya dapat dilakukan secara menyeluruh dan tepat," tegas Haji Mahdum.

"Melalui rangkaian layanan psikososial, kami berharap anak-anak penyintas bencana di Pidie Jaya dapat bangkit dari trauma, kembali bersemangat belajar, dan melanjutkan pendidikan mereka secara optimal," ucapnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire