Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pascagempa M 7.6, Polda Sulut imbau warga tetap tenang dan jauhi kawasan pesisir

Menyikapi peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyusul gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7.6 pada Kamis pagi (02/04/2026), Polda Sulawesi Utara mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pascagempa M 7.6, Polda Sulut imbau warga tetap tenang dan jauhi kawasan pesisir
X

Sumber foto: Franky Pangkey/elshinta.com.

Menyikapi peringatan dini tsunami yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyusul gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7.6 pada Kamis pagi (02/04/2026), Polda Sulawesi Utara mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat.

Berdasarkan data pemutakhiran BMKG, gempa yang terjadi pada pukul 05:48:16 WIB tersebut berpusat di koordinat 1.25 LU dan 126.27 BT dengan kedalaman 62 km. Lokasi ini berada di laut antara Maluku Utara dan Sulawesi Utara, yang memicu status Peringatan Dini Tsunami bagi kedua wilayah tersebut.

Kapolda Sulawesi Utara melalui Plh Kabid Humas Polda Sulut, Kasubbid Penmas AKBP Peter Gosal meminta masyarakat khususnya yang berada di wilayah pesisir pantai, untuk tetap waspada namun tidak panik secara berlebihan.

"Kami mengimbau masyarakat di sepanjang garis pantai Sulawesi Utara untuk segera mengikuti arahan evakuasi dari petugas di lapangan. Prioritaskan keselamatan diri dan keluarga, serta jauhi area pantai hingga ada pernyataan resmi bahwa status peringatan dini telah berakhir," tegasnya.

Masyarakat diminta segera bergerak ke titik aman atau dataran tinggi sesuai dengan jalur evakuasi yang telah ditetapkan oleh BPBD setempat.

"Jangan mudah terpengaruh oleh isu atau berita hoax yang tidak jelas sumbernya. Pastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG, BNPB, dan Polri," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Franky Pangkey, Kamis (2/4).

Jajaran Polres dan Polsek di wilayah pesisir telah diinstruksikan untuk turun langsung membantu proses pengamanan dan pemantauan situasi di lapangan.

Polda Sulut terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi di wilayah hukum Sulawesi Utara. Patroli keamanan juga ditingkatkan untuk menjaga ketertiban kamtibmas.

"Keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Kami berharap kerja sama dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif," tutupnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire