Polda Sulut gelar dzikir dan doa bagi warga Sitaro terdampak banjir bandang
Polda Sulawesi Utara menggelar pembinaan rohani dan mental rutin bagi seluruh personel Polri. Untuk personel Muslim dilaksanakan di Masjid Nurul Jihad Polda Sulut, personel Nasrani di aula Catur Prasetya dan personel Hindu di Pura SPN Polda Sulut, Kamis (8/1/2026) pagi.

Sumber foto: Franky Pangkey/elshinta.com.
Sumber foto: Franky Pangkey/elshinta.com.
Polda Sulawesi Utara menggelar pembinaan rohani dan mental rutin bagi seluruh personel Polri. Untuk personel Muslim dilaksanakan di Masjid Nurul Jihad Polda Sulut, personel Nasrani di aula Catur Prasetya dan personel Hindu di Pura SPN Polda Sulut, Kamis (8/1/2026) pagi.
Pembinaan rohani dan mental kali ini dilakukan dengan menggelar dzikir dan doa bagi warga Kepulauan Sitaro, yang beberapa hari lalu mengalami musibah bencana banjir bandang.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan mengatakan, dzikir dan doa ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan moril terhadap warga Sitaro yang terdampak musibah banjir bandang.
"Ini sebagai bentuk kepedulian personel Polri khususnya Polda Sulut terhadap warga yang terdampak bencana. Semoga dzikir dan doa yang dipanjatkan, bisa menguatkan hati warga yang terdampak bencana, mempercepat pemulihan dan terhindar dari bahaya bencana," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Franky Pangkey, Kamis (8/1)
Diketahui sampai dengan Rabu, 7 Januari 2026, data sementara korban meninggal dunia dalam bencana Sitaro sebanyak 15 orang dan 3 orang lainnya hilang masih dalam pencarian.




