Polresta Pati gelar trauma healing korban banjir Juwana

Polresta Pati melalui Bagian SDM menggelartrauma healing bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2026)
Polresta Pati melalui Bagian SDM menggelartrauma healing bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2026)
Polresta Pati melalui Bagian SDM menggelar kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Doropayung, Jumat (16/1/2026) pukul 15.00 WIB hingga selesai.
Inilah bentuk kepedulian Polri terhadap pemulihan psikologis warga pascabencana.
Trauma healing dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polresta Pati, Kompol A. Tyas Widya Aryani bersama Tim Trauma Healing Polresta Pati. Kegiatan ini menyasar warga pengungsian, terutama anak-anak, yang mengalami tekanan mental akibat banjir yang melanda wilayah tersebut.
Kapolresta Pati melalui kabag SDM Polresta Pati Kompol Tyas mengatakan, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga memberikan dukungan emosional.
“Kami hadir untuk membantu memulihkan kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak, agar tidak larut dalam trauma pascabanjir,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan sesi sharing dengan warga terdampak banjir. Menurut Kompol Tyas, dialog langsung menjadi sarana penting untuk mendengarkan keluh kesah warga.
“Dengan berbagi cerita, beban psikologis warga bisa berkurang, dan mereka merasa tidak sendirian menghadapi musibah ini,” ungkapnya.
Selain itu, suasana hangat diciptakan melalui berbagai permainan edukatif bersama anak-anak di lokasi pengungsian. Kompol Tyas menegaskan, pendekatan bermain efektif untuk anak-anak.
“Anak-anak perlu ruang untuk tertawa dan bermain agar rasa takut dan cemas bisa perlahan hilang,” katanya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Polresta Pati juga menyalurkan bantuan makanan berupa roti sebanyak 250 paket kepada warga di pengungsian. Kompol Tyas menyampaikan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan harian warga.
“Ini memang sederhana, namun kami berharap bisa sedikit membantu dan memberi semangat,” ujarnya.
Kompol Tyas menambahkan, kegiatan trauma healing sejalan dengan komitmen Polri yang humanis dan responsif terhadap bencana.
“Polri tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga hadir dalam pemulihan kemanusiaan, khususnya di saat masyarakat membutuhkan,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Warga menyambut positif kehadiran jajaran Polresta Pati dan berharap pendampingan serupa dapat terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih.
Penulis: Yuniar Kustanto/Ter




