Top
Begin typing your search above and press return to search.

Sungai meluap, beberapa kecamatan di OKU Timur terendam banjir

Banjir merendam beberapa kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (7/1/2026) malam hingga Kamis (8/1/2026). Luapan air sungai menggenangi permukiman warga, jalan raya, hingga lahan pertanian, sehingga aktivitas masyarakat lumpuh.

Sungai meluap, beberapa kecamatan di OKU Timur terendam banjir
X

Sumber foto: Adi Asmara/elshinta.com.

Banjir merendam beberapa kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (7/1/2026) malam hingga Kamis (8/1/2026). Luapan air sungai menggenangi permukiman warga, jalan raya, hingga lahan pertanian, sehingga aktivitas masyarakat lumpuh.

Bencana banjir ini dipicu meluapnya sejumlah sungai, di antaranya Sungai Macak, Sungai Komering, serta meningkatnya debit Sungai Muara Balet di Desa Nusa Jaya, Kecamatan Belitang III. Air sempat surut, namun kembali naik seiring intensitas hujan yang masih tinggi.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan merespons cepat kondisi tersebut. Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memastikan tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi terdampak untuk mempercepat penanganan banjir dan membantu warga yang terdampak.

“Sekitar 70 rumah warga terendam banjir. Air sempat turun, namun kembali naik. Pemerintah hadir untuk memastikan keselamatan masyarakat, menekan potensi kerugian, serta menjaga kondisi psikologis warga,” ujar Herman Deru, disela kegiatan pelepasan bantuan untuk Aceh di Makodam II/Swj seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Adi Asmara, Jumat (9/1).

Banjir terparah dilaporkan terjadi di Kecamatan Belitang III dan Belitang. Genangan air mencapai teras rumah warga, sementara sejumlah ruas jalan utama berubah menyerupai aliran sungai dengan arus yang cukup deras, sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat.

Selain merendam permukiman, banjir juga mengancam ratusan hektare lahan pertanian, khususnya di Kecamatan Semendawai Timur. Jebolnya tanggul di beberapa titik menyebabkan sawah milik warga terendam air.

Gubernur Sumatera Selatan menambahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur bersama unsur TNI dan Polri telah disiagakan di lapangan. Petugas bertugas memantau debit air, melakukan evakuasi bila diperlukan, serta mendata dampak banjir secara menyeluruh. Para kepala daerah setempat juga diminta fokus penuh pada penanganan bencana.

Hingga jum’at pagi, tambah Herman Deru lagi, belum ada laporan korban jiwa maupun luka akibat banjir. Namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih tinggi sebagaimana peringatan dini dari BMKG.

Sementara itu, Pemprov Sumsel juga memastikan penanganan banjir di OKU Timur dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan guna meminimalkan dampak serta mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire