Top
Begin typing your search above and press return to search.

17 hari menghilang di Gunung Slamet, petugas SAR gabungan berhasil evakuasi korban

Upaya tim SAR gabungan dalam pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan (Ali/18) seorang pendaki Gunung Slamet yang hilang pada Selasa, 30 Desember 2025 lalu akhirnya membuahkan hasil.

17 hari menghilang di Gunung Slamet, petugas SAR gabungan berhasil evakuasi korban
X

Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Upaya tim SAR gabungan dalam pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan (Ali/18) seorang pendaki Gunung Slamet yang hilang pada Selasa, 30 Desember 2025 lalu akhirnya membuahkan hasil. Ali ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Rabu (13/1/2026) pagi atau hari ke-16 pencarian sekira pukul 10.49 WIB di area sekitar Pos 9 pendakian di dasar lereng tak jauh dari batas vegetasi.

"Lokasi jatuhnya Ali berada sisi selatan lereng di jalur turun menuju BC (basecamp) Gunung Malang yang berarti bukan jalur saat Ali mendaki yakni via BC Dipajaya" ungkap Budiono, Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang.

Masih berdasarkan keterangan dari Budiono, proses evakuasi sendiri tidak bisa langsung dilakukan saat penemuan jenazah pertama kali oleh tim SAR gabungan. Faktor cuaca yang tidak bersahabat dan juga kabut tebal membuat tim SAR tidak bisa langsung mengevakuasi karena faktor keselamatan.

Evakuasi akhirnya bisa dilakukan pada Kamis (15/1/26) pagi sekira pukul 07.00 WIB. Dari kedalaman jurang 20 meter, Tim SAR gabungan bahu membahu membawa tubuh siswa kelas 12 SMAN 5 Magelang tersebut menuju BC Gunung Malang Purbalingga. Beruntung cuaca cukup cerah sehingga tim diberikan kemudahan dalam melakukan evakuasi sehingga pada pukul 14.30 WIB jenazah Ali tiba di BC. Gunung Malang.

"Alhamdulillah Kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh sehingga mudah untuk dikenali. Untuk penyebab meninggalnya korban dari pihak rumah sakit Goeteng Purbalingga yang akan merilisnya" Imbuh Budiono seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Kamis (15/1).

"Kami apresiasi tinggi kepada seluruh tim SAR gabungan yang masih terus berusaha untuk mencari dan akhirnya bisa menemukan saudara Ali apapun keadaannya sehingga almarhum bisa dikebumikan secara layak oleh keluarga. Sekali lagi kami dari Basarnas mengucapkan terimakasih dan semoga kejadian ini tidak terjadi lagi dimasa depan," tutup Budiono.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire