Top
Begin typing your search above and press return to search.

Anak perempuan di Sukabumi meninggal tertembak senapan angin

Seorang anak perempuan berusia 6 tahun di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi meninggal dunia akibat tertembak senapan angin.

Anak perempuan di Sukabumi meninggal tertembak senapan angin
X

Sumber foto: Andri Somantri/elshinta.com.

Seorang anak perempuan berusia 6 tahun di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi meninggal dunia akibat tertembak senapan angin.

Insiden ini terjadi ketika S (35) ayah sambung korban sedang membersihkan senapan angin, akan tetapi senapan tiba-tiba meletus dan pelurunya mengenai bagian pelipis atas korban.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Sujana Awin, menyatakan kasus ini tengah dalam penanganan pihak kepolisian. Adapun S masih menjalani pemeriksaan terkait kasus tersebut.

"Mengenai kasus karena kealfaanya yang menyebabkan meninggalnya orang lain, saat ini sudah dalam penanganan Satreskrim Polres Sukabumi Kota. Adapun terduga terlapor saat ini menjalani pemeriksaan," ujar Sujana, Senin (9/2/2026).

Terkait kronologis kejadian, Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin menjelaskan peristiwa tersebut terjadi di Kampung Bobojong Cijagung, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ketika itu, S, ayah sambung korban tengah membersihkan dan memperbaiki senapan angin jenis PCP kaliber 4,5 milimeter di rumahnya. Dia tidak menyadari bahwa di dalam laras senapan masih terdapat peluru.

Petaka terjadi, ketika S membongkar bagian popor, senapan tersebut tiba-tiba meletus, sementara posisi korban berada tepat di depan laras senapan. Akibatnya, peluru mengenai bagian atas pelipis korban.

"Selanjutnya, S memanggil istrinya dan segera membawa korban ke Puskesmas Kadudampit. Melihat kondisi korban yang mengalami luka parah, maka korban dibawa ke Rumah Sakit Betha Medika Cisaat," ujar Ade Ruli.

Korban berinisial menjalani penanganan intensif di rumah sakit tersebut sejak Jumat. Akan tetapi, korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (8/2/2026) malam.

"Meninggal pada pukul 22.00 WIB," ungkap Ade seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Andri Somantri, Selasa (10/2).

Terkait senapan itu milik siapa dan dipergunakan untuk keperluan apa, Ade menyatakan masih dalam penyelidikan.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Gede Pangrango Asep Badrutamam menuturkan jenazah anak itu telah dibawa ke kampung halaman ibunya di daerah Cipamingkis, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Jenazah diantar oleh ambulans desa menuju daerah Cipamingkis, Asep turut serta mengantar hingga kembali pada Senin dinihari. Adapun jenazah dimakamkan pada Senin pagi.

"Sepertinya dimakamkan pada waktu pagi," ujar Asep.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire