Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kontraktor di Salatiga meninggal akibat bangunan roboh

Naas dialami oleh Feri Ugi Waluyo (47), seorang kontraktor asal Desa Karabaok, Lemah Jaya, Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara yang meninggal dunia karena konstruksi bangunan yang dikerjakannya roboh. Korban bersama dua pekerja lainnya tengah mengerjakan pembangunan rumah milik warga Butuh, Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah, Senin (16/2/2026) dini hari.

Kontraktor di Salatiga meninggal akibat bangunan roboh
X

Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Naas dialami oleh Feri Ugi Waluyo (47), seorang kontraktor asal Desa Karabaok, Lemah Jaya, Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara yang meninggal dunia karena konstruksi bangunan yang dikerjakannya roboh. Korban bersama dua pekerja lainnya tengah mengerjakan pembangunan rumah milik warga Butuh, Tingkir, Salatiga, Jawa Tengah, Senin (16/2/2026) dini hari.

Kapolsek Tingkir Kompol Daryono menjelaskan, adapun kronologi kejadian pada Minggu malam sekitar pukul 23.00 WIB, korban bersama dua saksi beristirahat di lokasi proyek, tepatnya di ruang bawah berukuran sekitar 3 x 5 meter, dengan kondisi cuaca saat itu hujan lebat.

Sekitar pukul 02.30 WIB, salah satu saksi terbangun karena mendengar suara seperti tanah runtuh. Tidak lama kemudian, tembok ruangan tempat mereka beristirahat longsor dan roboh. Dua saksi berhasil menyelamatkan diri, sementara korban tidak sempat menghindar dan tertimbun material tanah serta bangunan.

"Kedua saksi kemudian meminta bantuan Ketua RW dan warga sekitar. Dengan peralatan seadanya, warga berupaya melakukan evakuasi. Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi tertimbun dan segera dilarikan ke RSUD Salatiga. Namun, setibanya di IGD, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Senin (16/2).

Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka lecet pada wajah dan kepala, memar di bagian dada kanan, serta diduga meninggal akibat asfiksia (kekurangan oksigen) karena tertimbun material bangunan.

Menurut saksi mata, yang juga rekan korban Hendro Mardianto (34) dan Mustofik (26), keduanya tengah terlelap tidur sebelum kejadian banguna n roboh.

"Saya, Ferry dan korban tidur bertiga sudah tidur pukul 23.00 WIB. Korban posisinya di tengah. Sekitar pukul 03.00 WIB terdengar suara gemuruh tanah longsor kemudian disusul bangunan roboh," kata Hendro.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire