Anak hanyut terseret banjir di Kudus akhirnya ditemukan
Seorang anak warga Dukuh Kayu Apu Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bernama Ismi Najiba Ulya (5) yang pada minggu (11/1) dinyatakan hanyut terbawa arus Sungai Perak sekitar pukul 17.00 WIB akhirnya ditemukan

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Seorang anak warga Dukuh Kayu Apu Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bernama Ismi Najiba Ulya (5) yang pada minggu (11/1) dinyatakan hanyut terbawa arus Sungai Perak sekitar pukul 17.00 WIB akhirnya ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan. Anak tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (12/1) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepala BPBD Kabupaten Kudus melalui Kasi Kedaruratan Ahmad Munaji mengatakan pihaknya mendapatkan laporan adanya anak yang hilang terseret banjir saat bermain limpasan air hujan yang didekat aliran sungai. Pihaknya langsung mengirimkan tim untuk kelokasi bersama dengan tim lainnya melakukan pencarian.
Kejadian berawal saat kakak beradik 3 orang sedang bermain sepeda di limpasan air Sungai Perak. Saat itulah kakak pertama bernama Arsyad (10) di belakang saudaranya yang berboncengan, Afifah (8) memboncengkan adiknya Ismi (5). Karena licin keduanya tercebur ke sungai. Kedua kakaknya berhasil diselamatkan warga yang melihat sedangkan korban hanyut yang langsung dilaporkan ke pihak Desa Karangbener sebab kejadian masuk wilayahnya.
Dijelaskan, pencarian dilakukan dengan menyusuri sepanjang aliran sungai, hingga malam belum diketemukan. "Akhirnya hari ini korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sungai belakang bangunan SMP Bae. Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Senin (12/1).
Sementara itu, bencana banjir dan longsor terjadi di Kabupaten Kudus akibat dari intensitas hujan yang deras. Ada ribuan rumah terdampak, akses utama jalur pantura Kudus Pati tergenang banjir demikian juga ribuan hektar sawah terendam banjir. Ada tiga korban meninggal dunia tertimpa longsor dan terseret banjir.




